PeristiwaTenggak Alkohol 96 Persen, 8 Warga Cianjur Meninggal Dunia

Tenggak Alkohol 96 Persen, 8 Warga Cianjur Meninggal Dunia

Ads

Cianjur, Reformasi.co.id – Sebanyak delapan warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengonsumsi alkohol dengan kadar 96 persen, sementara empat lainnya dalam kondisi kritis. Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya konsumsi zat berbahaya yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Cianjur. Sebanyak 12 orang diketahui mengonsumsi etanol murni yang mereka campur dengan perasa minuman. Tidak lama setelah itu, mereka mengalami gejala serius seperti sesak napas, pusing, dan muntah-muntah.

Menurut Kepala Humas RSUD Sayang Cianjur, Asep Hilman, lima korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun beberapa di antaranya tidak dapat diselamatkan.

“Para korban mengalami intoksikasi alkohol, yakni keracunan akibat mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan,” ujarnya, dikutip pada Minggu (9/2/2025). Saat ini, dua pasien masih dalam perawatan intensif, sementara satu lainnya dirawat inap.

- Advertisement -

Bahaya Alkohol 96 Persen

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Cianjur, Frida Laila Yahya, menegaskan bahwa alkohol dengan kadar tinggi tidak boleh dikonsumsi karena sangat berbahaya bagi tubuh.

“Alkohol berkadar 96 persen biasanya digunakan sebagai disinfektan, antiseptik, dan sterilisasi alat medis. Jika masuk ke dalam tubuh, tentu dapat merusak organ vital dan menyebabkan kematian,” jelasnya.

Frida juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan bahan kimia sesuai peruntukannya. “Kalau tidak boleh dikonsumsi, ya harus ditaati,” tambahnya.

Korban Jiwa dan Penanganan

Para korban yang meninggal dunia adalah E (55), H (29), G (35), J (34), G (35), JS (45), R (34), dan EI (17). Sementara empat korban lainnya, yakni SU (42), IK (27), N (42), dan A (30), masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ads

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini