Tuesday, April 23, 2024
InternasionalAlquran Dibakar di Swedia, Ini Kata Pemerintah Indonesia

Alquran Dibakar di Swedia, Ini Kata Pemerintah Indonesia

Reformasi.co.id Aksi demonstrasi anti-Turki yang terjadi di Swedia, ternyata memicu kemarahan dunia Islam. Pasalnya dalam demonstrasi itu terjadi aksi pembakaran Alquran, kitab suci umat Islam.

Aksi pembakaran itu dikecam berbagai negara, seperti Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait. Lantas, bagaimana sikap pemerintah Indonesia terhadap aksi tersebut?

Dalam akun Twitter-nya, Kementerian Luar Negeri RI, @Kemlu_RI menyebut bahwa pihaknya mengutuk aksi pembakaran tersebut.

“”Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al-Qur’an oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm (21/1),” tulis akun tersebut.

Kemenlu juga menyatakan bahwa kebebasan ekspresi tersebut tidak bisa diseksploitasi dan harus dipergunakan secara bertanggung jawab.

Aksi pembakaran Alquran sendiri terjadi pada saat protes terhadap Turki dan menolak Swedia untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pembakaran itu dilakukan oleh pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras Stram Kurs, yakni Rasmus Pauludan, dalam aksinya memprotes masuknya Swedia ke NATO pada Sabtu (21/1) lalu. Pauludan melakukannya di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia.

Atas kejadian ini, aksi balasan terjadi juga di Kedutaan Besar Swedia. Mereka membalasnya dengan cara membakar bendera Swedia sebagai jawaban atas pembakaran Alquran.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

PenulisAbdul Jani

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com