Tuesday, June 25, 2024
DaerahBupati Nina Respon Keluhan Petani yang Terancam Gagal Panen

Bupati Nina Respon Keluhan Petani yang Terancam Gagal Panen

Indramayu – Bupati Indramayu Nina Agustina bergerak cepat dalam menangani keluhan petani di Desa Ranjeng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Orang nomor satu di Indramayu ini segera meminta tambahan debit air kepada BBWS Cimanuk-Cisanggarung agar wilayah tersebut terairi.

Melalui Camat Losarang, Boy Billy Prima, Bupati Nina menjelaskan Pemkab Indramayu telah memastikan debit air sudah masuk pada Selasa (8/8/2023) sore.

Sebelumnya, mewakili Bupati Nina, Camat Boy telah mengoordinasikan Pemdes Ranjeng, mitra cai, UPT PUPR, serta pengamat pengairan, untuk meninjau langsung lokasi kekeringan.

“Ada empat blok yang nyaris gagal panen, yakni Blok Susukan, Blok Pulo, Blok Tengkele, dan Blok Cibuaya,” jelas Boy.

Peninjauan tersebut langsung dilanjutkan dengan koordinasi antara berbagai sektor. Sehingga menghasilkan keputusan gilir-giling air dengan semua pihak yang terlibat.

Dari koordinasi itu juga dihasilkan keputusan untuk segera meminta BBWS Cimanuk-Cisanggarung sebagai pengelola Bendungan Rentang untuk menambah debit air agar bisa menjangkau Losarang.

Boy juga menjelaskan kalau wilayah Kecamatan Terisi, Cikedung, Kandanghaur, dan Losarang, yang masuk BT 15-21 masuk daerah bawah. Sementara debit air di Saluran Induk Cipelang ada di angka 13.360 kubik.

“Airnya sudah diambil BT 1-14 yang meliputi wilayah Kecamatan Bangodua, Tukdana, dan Lelea. Sehingga BT 15-21 minim air,” lanjutnya.

Boy berharap air yang sudah datang secara bertahap ini bisa dimanfaatkan oleh petani agar tidak terjadi gagal panen.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini