Guru MTs Tendang Siswa di Tanggamus, Lampung Viral

0
317

Peristiwa Guru Menendang Siswa di MTs Mathla’ul Anwar, Tanggamus

Sebuah video yang menunjukkan seorang oknum guru menendang wajah siswanya telah beredar secara viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mathla’ul Anwar, Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dalam video tersebut, terlihat seorang siswa mengenakan seragam pramuka mendekati guru yang sedang duduk di meja. Saat siswa itu hendak duduk, tiba-tiba kaki oknum guru tersebut menendang wajah anak muridnya.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada hari Sabtu, 27 September pukul 10.00 WIB. Diketahui bahwa pelaku kejadian adalah seorang guru dengan inisial MGR, sementara korban adalah siswa dengan inisial BMP. Kepada awak media, Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko menyampaikan bahwa kasus ini telah diselesaikan melalui mediasi antara keluarga korban dan pihak sekolah.

Menurut informasi yang diberikan oleh AKBP Rahmad Sujatmiko, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Mereka saling memaafkan dan berkomitmen untuk tidak memperpanjang masalah atau melakukan tuntutan apapun di kemudian hari. Surat perdamaian ini dibuat dengan kesadaran penuh tanpa tekanan dari pihak mana pun, serta memiliki kekuatan hukum yang mengikat bagi kedua belah pihak.

Selain itu, pihak guru juga diminta untuk membuat video klarifikasi terkait peristiwa yang sempat viral di media sosial. Hal ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan transparan kepada masyarakat.

Pihak kepolisian tetap menjalankan langkah-langkah pencegahan guna memastikan situasi tetap kondusif. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain koordinasi dengan pihak sekolah, pemetaan potensi aksi protes, serta monitoring pasca-kesepakatan damai. Pihak kepolisian berharap setelah adanya pertemuan dan kesepakatan damai, pihak sekolah dapat kembali beraktivitas seperti biasa, dan siswa yang menjadi korban dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik.

Permohonan Maaf dari Oknum Guru

Dalam pernyataannya, oknum guru dengan inisial MGR menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswa atas tindakan yang telah ia lakukan. Ia menyatakan bahwa dirinya, M. Genta Ridwan, sebagai seorang guru, memohon maaf kepada kedua orang tua siswa BMP atas tindakan yang telah dilakukannya. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sepakat menyelesaikan peristiwa ini secara damai, dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di masa depan.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi seluruh komponen pendidikan, terutama para guru, untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, pentingnya pengawasan dan kontrol terhadap lingkungan sekolah juga perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kasus ini juga menunjukkan betapa pentingnya komunikasi yang baik antara pihak sekolah, guru, dan orang tua siswa. Dengan adanya kesadaran dan tanggung jawab dari semua pihak, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini