Sunday, May 19, 2024
DaerahJadi Preseden Buruk, Nikah Siri Sekda Indramayu Diadukan ke Kementerian dan Gubernur

Jadi Preseden Buruk, Nikah Siri Sekda Indramayu Diadukan ke Kementerian dan Gubernur

Indramayu – Tersebarnya kabar tentang nikah siri yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, membuat banyak pihak mengambil sikap.

Salah satunya dilakukan oleh Sekretariat Bersama Forum Wartawan Indramayu (Sekber FWI) yang melaporkan hal tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dan Gubernur Jawa Barat.

Ketua Sekber FWI, Kacim, dalam keterangannya pada Sabtu (11/5/2024), menjelaskan pelaporannya kepada tiga instansi tersebut diatas karena status Aep selaku Sekda yang secara otomatis merupakan posisi strategis.

“Posisinya yang strategis menjadi cerminan birokrasi Indramayu. Hal ini tentu saja membuat tingkah lakunya sebagai teladan di tengah-tengah masyarakat,” terang Kacim.

Kacim menjelaskan tindakan menikah siri yang dilakukan Sekda selain melanggar regulasi Undang-undang (UU) Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, PP Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil, dan PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, juga menyebabkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Bagaimana tidak, seorang pejabat teras di lingkungan Pemkab Indramayu melakukan hal yang melanggar regulasi. Ini menjadi preseden buruk bagi wajah Kota Mangga,” tegasnya.

Sebelumnya Sekda Aep Surahman diberitakan telah menikah secara agama tanpa adanya catatan sah di lembar negara atau dikenal dengan nikah siri. Pernikahan itu sudah dilakukan sejak tahun 2016.

Bukti adanya pernikahan siri itu terungkap setelah adanya dokumen surat pernyataan menikah secara agama yang dilakukan di Kp Cibunut, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Dalam surat yang dibuat tahun 2017 tersebut, Aep menikah dengan seorang perempuan bernama Siti Aisah yang berusia lebih muda 24 tahun darinya. Surat ini ditandatangani seorang wali nikah, dua saksi, dan diketahui oleh Kepala Desa Cikolelet.

Sampai saat ini, Aep juga masih memiliki istri sah yang tinggal di BTN Sindang Citra, Desa Sindang, Kabupaten Indramayu.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini