Sunday, May 19, 2024
OlahragaLagi, Qatar Menang Tak Wajar, Korbannya Yordania

Lagi, Qatar Menang Tak Wajar, Korbannya Yordania

Doha – Timnas Qatar kembali meraih kemenangan kontroversial di Piala Asia U-23 2024, kali ini dengan Yordania menjadi pihak yang dirugikan.

Sebagai tuan rumah, Timnas Qatar memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke perempat final Piala Asia U-23 2024 setelah mengumpulkan 6 poin dari 2 pertandingan Grup A.

Namun, keberhasilan ini tidak terlepas dari polemik yang mengiringinya.

Setelah mengalahkan timnas U-23 Indonesia dengan serangkaian keputusan kontroversial oleh wasit Nasrullo Kabirov, Qatar kembali menjadi sorotan pada matchday 2.

Pada pertandingan di Stadion Jassim bin Hamad, Kamis (18/4/2024), Tim Merah-Marun meraih kemenangan ‘tidak wajar’ atas timnas U-23 Yordania.

Seperti pada pertandingan sebelumnya melawan Indonesia, Qatar kembali dituding mendapat keuntungan dari keputusan wasit.

Gejala kontroversi muncul awalnya dengan penunjukan Sivakorn Pu-udom sebagai wasit utama.

Sivakorn, yang berasal dari Thailand, sebelumnya bertugas sebagai petugas VAR dalam pertandingan antara Qatar dan Indonesia, di mana beberapa keputusannya merugikan tim Garuda Muda.

Pertandingan melawan Yordania dimulai dengan Qatar mencetak gol lebih dulu melalui aksi Abdulla Al-Yazidi (40′).

Namun, kekesalan tim Yordania mulai terasa ketika wasit meniup peluit tanda babak pertama berakhir ketika mereka sedang menyerang.

Di babak kedua, Qatar menjadi korban keputusan VAR ketika Sivakorn memberi tendangan penalti bagi Yordania yang dieksekusi oleh Aref Al Haj (52′).

Skor imbang 1-1 tampaknya akan bertahan hingga akhir waktu normal, namun kontroversi muncul pada injury time yang panjang, yakni 10 menit.

Sivakorn tidak mengakhiri pertandingan setelah melewati batas waktu yang ditentukan.

Momen penentu muncul ketika Sivakorn memberikan tendangan bebas bagi Qatar pada menit ke-103 (90+13′), atau tiga menit setelah batas waktu.

Gol kemenangan terjadi setelah tendangan bebas diambil oleh Jassem Al Sharshani dan disundul masuk oleh Mohamed Al Manai di dalam kotak penalti.

Namun, keabsahan gol dipertanyakan karena aksi penyerang Qatar, Tameem Mansour, menarik kaus gelandang Yordania, Aon Al Maharmeh, sebelum gol tercipta.

Protes dari pemain Yordania kepada wasit tidak digubris dan gol tersebut akhirnya dinyatakan sah setelah pengecekan yang cukup lama.

Selain itu, Yordania juga kehilangan salah satu staf pelatih mereka yang diusir wasit selama pengecekan.

Wasit akhirnya mengakhiri pertandingan pada menit ke-109.

Dengan kemenangan ini, Qatar memuncaki klasemen Grup A dengan 6 poin, diikuti oleh Indonesia (3), Yordania (1), dan Australia (1).

Secara matematis, Tim Garuda Muda masih memiliki peluang untuk lolos ke babak gugur dengan hasil imbang dalam pertandingan terakhir melawan Yordania (21/4/2024).

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini