Thursday, July 25, 2024
DaerahMenaker Ida Fauziyah Sosialisasi Permenaker 4/2023 di Indramayu

Menaker Ida Fauziyah Sosialisasi Permenaker 4/2023 di Indramayu

Indramayu – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengunjungi Indramayu pada Selasa (10/10/2023). Ia menyapa ratusan masyarakat yang sebagian besar merupakan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bakal berangkat.

Pada kunjungannya kali ini, Menteri Ida melakukan sosialisasi tentang Permenaker Nomor 4 Tahun 2023 yang menggantikan Permenaker Nomor 18 Tahun 2018 tentang Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia.

“Para pahlawan devisa memiliki kontribusi yang besar terhadap negara, untuk itu harus diimbangi dengan pelayanan dan jaminan yang baik dar pemerintah,” ungkap Menteri Ida.

Menurutnya Permenaker Nomor 4 Tahun 2023 ini melindungi para PMI secara keseluruhan, mulai dari sebelum berangkat, selama di luar negeri, hingga mereka kembali lagi ke tanah air.

Namun Menteri Ida menegaskan masyarakat yang berharap benefit dari peraturan ini harus melalui prosedur pemberangkaan yang resmi. Sehingga pemerintah bisa memberikan perlindungan kepada para PMI.

Ia melanjutkan, Permenaker ini membuat jaminan sosial ketenagakerjaan bagi PMI meningkat dari 14 menjadi 21 manfaat. Bahkan tujuh diantaranya merupakan manfaat yang baru.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Indramayu, Nina Agustina, juga memaparkan bahwa minat kerja diluar negeri pada masyarakat Indramayu cukup tinggi. Sehingga saat ini Indramayu masih tergolong kantong tKI yang cukup besar untuk skala nasional.

Pada tahun 2021 saja, Pemkab Indramayu mencatat ada 3.618 orang yang berangkat keluar negeri. Bahkan jumlahnya melonjak pada tahun 2022 menjadi 17.004 orang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Indramayu agar berhati-hati keluar negeri, pastikan melalui prosedur yang resmi,” ungkap Nina.

Dalam acara ini, Bupati Nina juga menerima empat penghargaan terkait ketenagakerjaan. Berikut penghargaan yang diterima Bupati Nina:

  1. Penghargaan kepada Bupati Indramayu oleh Menteri Ketenakerjaan sebagai Kabupaten yang Memiliki Kepedulian terhadap Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia;
  2. Penghargaan kepada Bupati oleh Asosiasi DPP APJATI sebagai Bupati Terbaik dalam Pelayanan Pekerja Migran Indonesia;
  3. Penghargaan kepada Bupati oleh Asosiasi DPP ASPATAKI sebagai Bupati Terbaik dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia; dan
  4. Penghargaan kepada Bupati oleh Asosiasi DPD APJATI Jawa Barat sebagai Bupati yang Peduli terhadap Pelatihan Tenaga Kerja.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini