InternasionalMengenal Kebijakan Tarif Trump atau Reciprocal Tariffs, Berlaku Hari Ini

Mengenal Kebijakan Tarif Trump atau Reciprocal Tariffs, Berlaku Hari Ini

Ads

Indramayu, Reformasi.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang diberi nama “Reciprocal Tariffs” atau tarif Trump pada Selasa (2/4/2025) kemarin.

Kebijakan ini akan memberlakukan tarif tambahan terhadap produk impor dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam pidatonya di Rose Garden Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa AS akan menerapkan tarif impor minimal 10% untuk semua produk impor. Selain itu, negara-negara tertentu akan dikenakan tarif resiprokal lebih tinggi. Kamboja menjadi negara dengan tarif tertinggi, mencapai 49%, sementara Indonesia akan dikenakan tarif 32%.

Kebijakan ini akan mulai diberlakukan hari ini, Sabtu (5/4/2025), dengan tarif umum 10% untuk semua negara. Tarif khusus untuk beberapa negara, termasuk Indonesia, akan diterapkan mulai Rabu (9/4/2025) mendatang.

- Advertisement -

Menanggapi kebijakan ini, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Indonesia akan mengirim delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk berdiskusi dengan pemerintah AS.

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah Indonesia telah menyiapkan strategi antisipasi untuk menghadapi dampak kebijakan ini.

Kebijakan tarif ini diperkirakan akan mempengaruhi daya saing produk ekspor Indonesia, seperti peralatan elektronik, garmen, tekstil, dan komoditas perikanan di pasar AS.

Prediksi Pelemahan Rupiah Meningkat

Guru Besar FEM IPB Didin S. Damanhuri memprediksi bahwa kebijakan tarif Trump dapat memperburuk pelemahan rupiah, dengan potensi penurunan hingga Rp17.000 per dolar AS.

Didin menjelaskan bahwa sentimen negatif domestik dan kebijakan AS akan memberikan tekanan lebih besar terhadap nilai tukar rupiah.

Kebijakan ini menciptakan ketegangan ekonomi global, yang akan berdampak langsung pada stabilitas mata uang di seluruh dunia, termasuk rupiah.

Ads

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini