Sunday, May 19, 2024
DaerahTren Pekerja Perempuan di Pertamina Balongan Meningkat

Tren Pekerja Perempuan di Pertamina Balongan Meningkat

Indramayu – Kilang Minyak dan Gas (Migas) Pertamina Balongan telah mencatat sejarah baru dengan pengukuhan Putu Ayu Hartiningsih sebagai Section Head Workshop di fungsi Maintenance Execution pada tanggal 19 April 2024.

Keputusan ini menandai langkah monumental dalam kesetaraan gender di lingkungan kerja Kilang Balongan, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang penting dan kompeten dalam industri Migas.

Sebagai salah satu perusahaan dengan risiko tinggi, Pertamina membutuhkan pekerja dengan fisik dan mental yang kuat. Meskipun demikian, tren terbaru menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pekerja perempuan di Kilang Balongan.

Dari ratusan pekerja, sebanyak 43 di antaranya adalah perempuan yang berperan dalam berbagai bidang, seperti Laboratorium, Safety, Environtment, Emergency and Insurance, Workshop, Maintenance Area 4, Warehousing, HSC, DHC, dan Utilities.

Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya bahkan bekerja di area Kilang yang sebelumnya dianggap tidak cocok untuk perempuan. Keberanian dan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang menuntut keterampilan khusus seperti di bagian Workshop menjadi bukti bahwa perempuan memiliki potensi yang sama dengan rekan-rekan mereka yang laki-laki.

Pengukuhan Putu Ayu Hartiningsih sebagai Section Head Workshop merupakan yang pertama kalinya seorang perempuan menduduki posisi eksekutif di Kilang Balongan.

Sebagai General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan, Sugeng Firmanto menyatakan bahwa langkah ini membuktikan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki pekerja perempuan di Pertamina RU VI Balongan.

“Dengan pengukuhan ini, kita melihat bahwa perempuan di lingkungan Pertamina semakin kompeten dan siap mengemban tanggung jawab yang penting dalam kegiatan eksekusi maintenance kilang,” ujar Sugeng Firmanto.

GM juga menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi bagi semua pekerja, termasuk perempuan, dengan menjunjung tinggi tata nilai AKHLAK BUMN dan mematuhi aspek-aspek HSSE untuk menjaga keamanan dan keselamatan dalam setiap proses kerja.

Sebagai bagian dari komitmen Pertamina untuk inklusi dan kesetaraan gender, langkah-langkah seperti pengukuhan Putu Ayu Hartiningsih akan terus didorong untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua individu tanpa memandang gender.

Hal ini merupakan langkah positif dalam memperkuat peran perempuan dalam industri Migas, membuka jalan bagi lebih banyak kesempatan dan pencapaian yang gemilang di masa depan.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini