Beranda Berita 3 Berita Terpopuler Sumbar: Nelayan Hilang, Bunga Rafflesia, Kecelakaan Maut

3 Berita Terpopuler Sumbar: Nelayan Hilang, Bunga Rafflesia, Kecelakaan Maut

0
191

Berita Populer Sumbar: Nelayan Hilang Kembali Selamat, Bunga Rafflesia Ditemukan, dan Kasus Kecelakaan Misterius

Nelayan Hilang Kontak di Perairan Buriai Mentawai Kembali Selamat

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai berhasil menemukan dua nelayan yang hilang kontak di perairan Buriai, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kedua nelayan tersebut adalah Jaswir Sababalan (32) dan Ruli (80), yang dilaporkan tidak kembali setelah berangkat melaut pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Mereka menggunakan longboat bermesin 5 PK berwarna biru untuk mencari ikan di perairan Buriai. Setelah tidak kunjung kembali, keluarga merasa khawatir dan melaporkannya ke Kantor SAR Mentawai. Tim Rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan KN SAR Ramawijaya 240 pada pukul 11.15 WIB.

Cuaca di lokasi dilaporkan hujan dengan kecepatan angin 5–10 knots dan gelombang setinggi 1–1,7 meter. Pada pukul 13.45 WIB, tim menerima kabar bahwa kedua nelayan telah kembali dengan selamat ke Pelabuhan Nelayan Masabuk. Setelah dipastikan kebenarannya, KN SAR Ramawijaya 240 kembali ke Dermaga Tua Pejat dan operasi SAR resmi ditutup pada pukul 17.50 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan kedua nelayan tersebut. Ia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan menyiapkan alat komunikasi darurat sebelum melaut.

Pemuda Pintu Kabun Bukittinggi Temukan 15 Bonggol Bunga Rafflesia

Sebanyak 15 bonggol atau calon bunga Rafflesia tersebar di sekitar kawasan Kelurahan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Lokasi penemuan ini berjarak 15 menit dari objek wisata Panorama Baru.

Sekretaris pemuda, Jimi, mengatakan bahwa setelah dibersihkan di sekitar lokasi, terdapat 15 bibit (bonggol) kecil di sana. Ia menjelaskan bahwa lokasi tumbuhnya bibit tersebut sudah dibersihkan agar tidak terinjak saat masyarakat melewati kawasan tersebut.

Bunga Rafflesia Arnoldi pertama kali ditemukan oleh para pemuda setempat saat mereka sedang berburu babi. Awalnya hanya ditemukan satu bunga Rafflesia Arnoldi, lalu mereka membersihkan area sekitar penemuan dan mencari bibit lainnya. Mereka menemukan sekitar 15 bonggol dan menandainya untuk antisipasi terinjak.

Namun, terdapat tiga bunga Rafflesia Arnoldi yang sudah layu di lokasi tersebut. Diameter bunga yang mekar diperkirakan 80 sampai 85 sentimeter. Pantauan di lokasi menunjukkan bunga Rafflesia Arnoldi berwarna orange ke merah-merahan dengan bintik-bintik khas di kelopaknya. Salah satu kelopak hancur akibat tertimpa pohon.

Polres Pariaman Selidiki CCTV untuk Ungkap Laka Maut Misterius di Mangguang

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman melakukan pengecekan kamera CCTV untuk mengungkap kasus kecelakaan misterius yang menewaskan ayah dua anak di Mangguang, Kota Pariaman. Kasat Lantas Iptu Riadi mengatakan bahwa kecelakaan ini bukanlah kecelakaan tunggal, melainkan ada indikasi tabrakan antara pengendara motor dan kendaraan lain.

Kejadian terjadi pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di atas jembatan Mangguang. Korban berinisial S (58) ditemukan dalam kondisi tergeletak tak sadarkan diri di atas jembatan. Saat ini, jenazah korban sudah sampai ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian masih terus berupaya mengumpulkan rekaman CCTV dalam durasi perkiraan kecelakaan. Namun, rekaman CCTV di sepanjang lokasi kejadian sangat minim, sehingga pihaknya harus bekerja lebih ekstra. Iptu Riadi berharap kasus ini bisa terungkap sesuai dengan prosedur yang ada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini