Beranda Teknologi 5 Hal yang Wajib Dicek Saat Beli iPhone Second

5 Hal yang Wajib Dicek Saat Beli iPhone Second

0
455

Indramayu, Reformasi.co.id – Memiliki iPhone tidak selalu harus membeli yang baru. iPhone bekas atau iPhone second menjadi alternatif menarik karena harganya yang lebih terjangkau.

Namun, di balik harga miring, ada risiko tersembunyi yang bisa merugikan pembeli jika tidak berhati-hati. Dari baterai yang melemah hingga iPhone yang terkunci akun iCloud, banyak jebakan yang sulit dikenali pada pandangan pertama.

Untuk itu, sangat penting mengetahui apa saja yang perlu diperiksa secara teliti. Berikut adalah tips beli iPhone second yang bisa membantu Anda terhindar dari penyesalan.

1. Cek Kesehatan Baterai dengan Aplikasi Diagnostik

Hal pertama yang wajib Anda periksa saat membeli iPhone bekas adalah kondisi baterai. Baterai merupakan komponen yang paling cepat mengalami degradasi pada ponsel apa pun, termasuk iPhone.

Kesehatan baterai menunjukkan seberapa besar kapasitas maksimal yang bisa ditampung dibandingkan saat baru. Nilainya ditampilkan dalam persentase, dan makin lama digunakan, angkanya akan terus menurun. Misalnya, jika tertulis 90%, maka daya maksimum yang bisa diisi hanya 90% dari kapasitas aslinya.

Kalau Anda membeli dari orang yang Anda kenal dan percaya, Anda bisa langsung mengeceknya di aplikasi Settings > Battery > Battery Health. Apple menyebutkan bahwa angka di atas 80% masih dianggap layak digunakan.

Namun, jika Anda membeli dari penjual pihak ketiga atau toko refurbish, hati-hati. Ada penjual nakal yang bisa memanipulasi angka kesehatan baterai agar tetap terlihat 100%. Untuk memastikan, gunakan aplikasi diagnosa seperti 3uTools (untuk Windows/macOS) atau coconutBattery (untuk macOS). Hubungkan iPhone ke komputer, tap Trust di perangkat, dan Anda akan mendapatkan laporan detail—mulai dari siklus pengisian hingga kapasitas asli baterai.

2. Perhatikan Tanda-Tanda Layar Tidak Asli

Salah satu komponen iPhone yang sering diganti adalah layar, terutama jika perangkat sebelumnya mengalami kerusakan. Sayangnya, penggantian layar tidak selalu menggunakan suku cadang orisinal. Banyak layar pengganti yang berasal dari pihak ketiga dengan kualitas lebih rendah.

Cara mengenalinya cukup mudah. Letakkan iPhone di atas wireless charger dan perhatikan apakah layar menunjukkan ghost touch, yakni layar bergerak atau merespons sendiri tanpa disentuh. Hal ini biasanya terjadi pada layar palsu yang tidak kompatibel sepenuhnya dengan sistem.

Periksa juga ketebalan bezel di sekitar layar. Pada iPhone asli, ukuran bezel selalu simetris di setiap sisi. Jika terlihat tidak rata atau ada satu sisi (biasanya bagian bawah) yang lebih tebal, kemungkinan layar sudah diganti.

Khusus untuk iPhone 12 ke atas, pastikan layar yang digunakan adalah panel OLED. Beberapa layar palsu menggunakan panel LCD yang lebih murah. Cara termudah untuk mengetesnya adalah dengan mengaktifkan Dark Mode, lalu buka aplikasi Settings. Jika tampilan latar terlihat abu-abu gelap dan bukan hitam pekat, kemungkinan besar itu layar LCD dan bukan layar OLED asli.

3. Uji Fungsi Semua Speaker dan Mikrofon

Banyak pengguna hanya menguji satu speaker atau satu mikrofon saat mencoba iPhone bekas, padahal perangkat ini memiliki lebih dari satu speaker dan mikrofon yang tersebar di berbagai sisi.

iPhone memiliki dua speaker: satu di bagian bawah dekat port pengisian daya, dan satu lagi di atas dekat kamera depan. Cobalah memutar lagu atau video, lalu tutupi satu speaker dan dengarkan dari sisi lainnya. Ulangi untuk sisi sebaliknya untuk memastikan keduanya berfungsi normal.

Mikrofonnya pun tidak hanya satu. Tersebar di bagian atas, bawah, dan belakang, mikrofon ini bisa Anda uji melalui aplikasi Voice Memos. Rekamlah suara dari berbagai arah, lalu putar kembali untuk memastikan semua mikrofon bekerja dan suara terdengar jelas dari setiap sisi.

4. Pastikan Face ID Masih Berfungsi

Face ID adalah fitur keamanan yang penting pada iPhone, namun cukup rentan rusak terutama jika perangkat pernah dibongkar atau layarnya diganti sembarangan. Kerusakan pada kamera TrueDepth bisa menyebabkan Face ID tidak berfungsi.

Biasanya, Anda akan mendapatkan notifikasi pada layar awal saat menghidupkan perangkat jika Face ID telah dinonaktifkan. Meski demikian, ada baiknya tetap melakukan pengecekan manual.

Masuk ke Settings > Face ID & Passcode > Set Up Face ID. Ikuti instruksi di layar untuk memindai wajah Anda, lalu kunci perangkat dan coba buka dengan Face ID. Jika prosesnya lancar dan berhasil membuka kunci, maka fitur ini bekerja dengan baik.

5. Pastikan Tidak Terkena Activation Lock

Satu hal yang sangat penting dan sering diabaikan pembeli iPhone second adalah fitur Activation Lock. Fitur keamanan ini mengikat iPhone dengan akun Apple pemilik sebelumnya. Jika masih aktif, maka iPhone tidak bisa digunakan meskipun sudah di-reset ke pengaturan pabrik.

Ciri-cirinya adalah perangkat hanya menampilkan layar setup awal dan meminta ID Apple saat proses aktivasi. Jika penjual tidak bisa memasukkan akun atau menghapus perangkat dari iCloud mereka, itu pertanda iPhone masih terkunci dan kemungkinan besar adalah barang curian.

Sebelum membeli, mintalah penjual menunjukkan bahwa perangkat sudah keluar dari akun iCloud dan fitur Find My iPhone sudah dimatikan. Jangan pernah membeli iPhone yang masih terikat dengan akun orang lain.

Pilih Penjual Tepercaya untuk Lebih Aman

Meskipun Anda sudah mengetahui semua hal yang perlu diperiksa, membeli dari penjual tepercaya tetap menjadi langkah paling aman. Salah satu opsi terbaik adalah membeli langsung dari Apple Refurbished Store atau distributor resmi.

Meski harga sedikit lebih tinggi dibanding pasar bebas, Anda akan mendapatkan iPhone dengan baterai baru, garansi resmi selama satu tahun, dan perangkat yang telah melalui proses inspeksi menyeluruh.

Kesimpulan

Membeli iPhone bekas memang bisa menghemat banyak biaya, tetapi jika tidak cermat, risikonya jauh lebih besar. Dengan memahami lima poin penting di atas, Anda akan lebih siap dan lebih percaya diri dalam mencari iPhone second yang layak pakai. Jangan hanya tergiur harga murah—pastikan setiap fitur dan komponen bekerja sebagaimana mestinya.

Selalu ingat, tips beli iPhone second bukan sekadar mengecek tampilan luar, tapi juga memastikan keandalan perangkat secara menyeluruh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini