Beranda Berita Alat Polman Bandung Ubah Plastik Jadi Paving Block

Alat Polman Bandung Ubah Plastik Jadi Paving Block

0
27

Inovasi Mahasiswa Polman Bandung dalam Mengolah Limbah Plastik

Sebuah inovasi menarik dilakukan oleh tim mahasiswa dari Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung. Mereka menciptakan alat pelumer yang mampu mengubah limbah plastik menjadi paving block. Alat ini memiliki kemampuan untuk mengolah 5 kilogram limbah plastik menjadi 5 buah paving block.

Alat tersebut telah dibawa dari kampus ke Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, tempat mereka melakukan kuliah kerja nyata (KKN) pada bulan Oktober hingga November lalu. Ide pembuatan alat ini lahir dari permasalahan limbah plastik di berbagai daerah serta terhentinya kegiatan pengurangan, daur ulang, dan pemakaian kembali sampah di desa tersebut.

Tim yang terlibat dalam pembuatan alat pelumer sampah plastik terdiri dari tujuh orang mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur Polman Bandung angkatan 2022. Mereka adalah Ilham Ramadhan, Abdul Kholis El Akmal, Bilal Abdurrofi, Fahri Rainanda, Muhammad Dzaki, Muhammad Zulfikri, dan Nafis Mudzakkir. Proses pembuatan alat ini didampingi oleh seorang dosen, serta didukung oleh kampus dan sebuah perusahaan energi panas bumi.

Spesifikasi Alat Pelumer Limbah Plastik

Alat pelumer limbah plastik memiliki ukuran 1,3 x 1,7 meter. Bahan utama yang digunakan adalah baja ringan, aluminium, seng, serta lapisan tahan suhu tinggi hingga 350 derajat Celcius. Total berat alat mencapai 110 kilogram.

Alat ini terdiri dari tiga bagian utama. Pertama, motor listrik sebagai penggerak mesin. Kedua, tong berkapasitas 240 liter yang berfungsi sebagai wadah pembuatan adonan limbah plastik untuk paving block. Ketiga, kompor jet burner yang berfungsi sebagai sumber panas untuk melelehkan plastik di dalam tong.

Jenis Sampah yang Dapat Diolah

Jenis sampah plastik yang bisa diolah oleh alat ini antara lain kantong kresek, gelas kemasan, dan botol minuman yang tipis. Sebelum diolah, sampah perlu dibersihkan dari cairan yang mengendap. Untuk beberapa botol minuman yang keras, lebih baik dicacah terlebih dahulu.

Setelah bahan siap diolah, motor listrik dan kompor alat pelumer diaktifkan hingga suhu mencapai 250 derajat Celcius. Setelah itu, limbah plastik beserta oli bekas dimasukkan dengan rasio takaran 10:1. Penggunaan oli bertujuan agar adonan plastik tidak lengket di dalam tong.

Proses Pembuatan Paving Block

Hasil pelumeran limbah plastik lalu dimasukkan ke dalam cetakan paving block. Hasil cetakan dapat dimasukkan ke dalam air atau didiamkan hingga mengering. Bentuk paving block yang dihasilkan adalah segi enam dengan berat 1 kilogram. Paving block ini dapat digunakan di halaman rumah atau sebagai hiasan hasil daur ulang sampah.

Tantangan dan Pengembangan Alat

Meskipun alat pelumer limbah plastik yang ditempatkan di ruang terbuka ini sudah memberikan solusi, masih ada tantangan yang harus diatasi. Asap hasil pembakaran cukup beracun jika langsung terhirup. Untuk mengatasi hal ini, perlu ditambahkan alat pengolah asap.

Selain itu, pengembangan lainnya terkait mekanisme pembakaran agar lebih efisien dan memangkas waktu. Selain itu, diperlukan mesin pencacah agar proses pengolahan limbah plastik menjadi lebih optimal. Dengan demikian, alat ini dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini