BudayaAsal-Usul Tarian Pengundang THR 'Bunny Hop', Benarkah dari Yahudi?

Asal-Usul Tarian Pengundang THR ‘Bunny Hop’, Benarkah dari Yahudi?

Ads

Indramayu, Reformasi.co.id – Tarian pengundang THR atau tari Bunny Hop yang viral sejak sebelum lebaran hingga saat ini, menjadi polemik disebabkan tarian ini mirip dengan tarian yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Benarkah demikian?

Gerakan Tari Bunny Hop

Tarian Bunny Hop adalah tarian kelompok yang cukup terkenal, terutama pada acara pesta atau kegiatan yang lebih santai. Biasanya, gerakan tarian ini menyerupai gerakan kelinci (bunny), dengan langkah-langkah melompat atau melangkah maju-mundur dengan ritme yang mudah diikuti.

Pada tarian Bunny Hop, peserta biasanya berbaris dalam barisan dan mengikuti instruksi untuk bergerak dengan langkah-langkah tertentu. Gerakan dasarnya adalah:

  1. Melompat: Para penari melompat ke depan dan ke belakang secara bergantian, mengikuti irama musik.
  2. Langkah ke kiri atau kanan: Setelah melompat, mereka bisa bergerak ke kiri atau kanan sambil menjaga posisi tubuh yang ringan dan fleksibel.
  3. Gaya berkelompok: Tarian ini sering kali dilakukan dalam kelompok, membuatnya lebih seru dan penuh energi.

Bunny Hop sering kali dipadukan dengan musik ceria dan menyenangkan, menjadikannya populer di berbagai acara sosial seperti pesta dansa, festival, atau bahkan di beberapa permainan dalam bentuk aktivitas kelompok.

- Advertisement -

Tarian ini kemudian viral saat menjelang lebaran tahun 2025. Sebab tarian ini kemudian dipadukan dengan pemberian THR yang marak menjelang Idulfitri 1446 H kemarin.

Lantas, tersebar pula beberapa video yang mengambarkan sekelompok orang yang diduga kuat orang-orang Yahudi. Sebab terlihat dari pakaian khas mereka. Sehingga tarian ini kemudian disebut-sebut sebagai tarian Yahudi.

Lantas, seperti apa sebenarnya?

Sejarah Tari Bunny Hop

Tarian Bunny Hop pertama kali muncul pada tahun 1950-an dan menjadi populer di Amerika Serikat. Seiring dengan berkembangnya budaya rock ‘n’ roll pada masa itu, Bunny Hop menjadi salah satu tarian yang sangat digemari di kalangan remaja dan keluarga. Tarian ini juga menjadi bagian dari berbagai pesta dansa dan acara sosial di era tersebut.

Nama “Bunny Hop” sendiri terinspirasi dari gerakan melompat yang menyerupai kelinci (bunny) saat menari. Langkah-langkah dalam tarian ini memang mirip dengan cara kelinci melompat kecil-kecil, yang membuat nama tersebut cocok menggambarkan gerakan tersebut.

Bunny Hop pertama kali dipopulerkan oleh band rock and roll bernama Ray Anthony and His Orchestra pada tahun 1952 dengan lagu berjudul “The Bunny Hop”.

Lagu ini menjadi sangat populer dan membantu memperkenalkan tarian tersebut ke seluruh Amerika. Musik yang ceria dan mudah diikuti ini membuat Bunny Hop menjadi tarian yang sangat cocok untuk pesta dan acara sosial lainnya.

Tarian ini juga mudah diikuti oleh orang-orang dari berbagai usia karena langkah-langkahnya yang sederhana. Peserta hanya perlu melompat maju, mundur, ke kiri, atau ke kanan dalam pola yang mudah diingat.

Ada Kaitan dengan Yahudi?

Menilik dari sejarahnya sebagai kreasi populer di era 1950-an, tarian ini tidak terhubung secara langsung ke kultur Yahudi, baik secara agama maupun bangsa Israel.

Adapun video yang tersebar dimana orang-orang Yahudi memeragakan tarian Bunny Hop adalah video yang direkam jauh setelah tarian tersebut populer pertama kali. Dari berbagai sumber, tarian orang Yahudi yang viral itu terjadi pada 2010-an saat ada pesta pernikahan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa tarian Bunny Hop memang dilakukan oleh orang-orang Yahudi berdasarkan video tersebut, namun asal-usul tarian tersebut bukan berasal dari Yahudi.

Ads

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini