Inisiatif Penghijauan di Kabupaten Bandung
Pemerintah Kabupaten Bandung bersama para pemangku kebijakan lainnya sedang mempersiapkan berbagai inisiatif penghijauan, khususnya untuk lahan-lahan yang dianggap kritis. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah melibatkan pelajar dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam proses penanaman. Mereka diajak untuk menyumbangkan biji buah-buahan dari pohon dengan batang keras sebagai bagian dari upaya tersebut.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan bahwa sumbangan biji buah-buahan dari para pelajar memiliki makna yang sangat penting dalam program penghijauan ini. Dinas Pendidikan menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas mengumpulkan biji-biji tersebut dari siswa-siswa sekolah.
“Kami melalui Dinas Pendidikan mengajak pelajar TK, SD, dan SMP untuk menyumbangkan biji buah-buahan, dan mereka menyerahkan biji tersebut saat pemberian rapor,” ujar Dadang di Soreang beberapa waktu lalu.
Metode Aeroseeding untuk Titik Sulit Diakses
Penanaman bibit pohon akan dilakukan di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Namun, untuk titik-titik yang sulit dijangkau dengan transportasi darat, pihak pemerintah siap menggunakan metode aeroseeding atau penaburan bibit dari udara.
Untuk mewujudkan metode ini, Bupati Bandung telah berkoordinasi dengan Komandan Lanud Sulaiman, Marsekal Pertama TNI Eko Sujatmiko. Dadang menjelaskan bahwa area yang sering kali sulit diakses oleh kendaraan darat biasanya berada di wilayah hulu atau pegunungan.
“Kami akan menggunakan pesawat dari Lanud Sulaiman untuk melakukan penaburan bibit. Sebelumnya, metode ini sudah pernah diterapkan di wilayah Kamojang beberapa tahun lalu, dan hasilnya cukup baik. Kami siap mengulangi upaya tersebut,” tambah Dadang.
Perhatian terhadap Keselamatan Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, pihak pemerintah akan lebih dahulu berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Selain itu, masyarakat juga akan diberi informasi mengenai lokasi penanaman, terutama untuk area yang menggunakan metode aeroseeding.
“Bentuk pencegahan, sebaiknya jangan ada aktivitas masyarakat di titik sasaran saat pelaksanaan aeroseeding. Jangan sampai ada warga yang kena,” kata Dadang.
Persiapan Jutaan Bibit Pohon
Sebelumnya, Pemkab Bandung telah menyiapkan tidak kurang dari satu juta bibit pohon untuk reboisasi di lahan kritis. Berdasarkan rencana, penanaman akan dimulai pada Januari 2026. Penanaman ini akan mencakup berbagai metode, termasuk aeroseeding.
Bibit pohon yang digunakan adalah jenis batang keras. Tujuan utamanya adalah untuk meminimalisasi risiko banjir dan longsor. Dengan adanya penanaman yang merata dan sistematis, diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.



