Pemkab Mitra Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana dengan Konsep “Panca Siap”
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Hal ini terlihat dari upaya yang dilakukan oleh Bupati Ronald Kandoli, yang memimpin apel gelar pasukan penanggulangan bencana di lapangan upacara Polres Mitra, pada Rabu 5 Oktober 2025.
Apel kesiapsiagaan ini menjadi momen penting untuk konsolidasi kekuatan antara berbagai pihak terkait. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah Forkopimda setempat, termasuk tokoh masyarakat dan instansi pemerintah. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh elemen siap bekerja sama dalam menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja.
Bupati Ronald Kandoli menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya sebatas pada peralatan atau sarana, tetapi lebih pada kemampuan personel yang bertugas. Ia menjelaskan bahwa latihan dan pelatihan rutin sangat diperlukan agar semua pihak memahami fungsi dan peran mereka saat bencana terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan konsep kunci “Panca Siap” sebagai pedoman utama dalam penanggulangan bencana di Mitra. Konsep ini mencakup lima aspek utama, yaitu:
- Siap Operasional – Memastikan semua peralatan dan sistem operasional siap digunakan.
- Siap Personel – Melatih dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat.
- Siap Logistik – Menyediakan cadangan logistik yang cukup untuk kebutuhan darurat.
- Siap Komunikasi – Membangun jaringan komunikasi yang efektif antar lembaga dan masyarakat.
- Siap Keamanan – Memastikan keselamatan dan keamanan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penanggulangan bencana.
Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya juga menyampaikan pendapatnya tentang pentingnya sinergi dan koordinasi antar instansi. Ia menilai bahwa kesiapan dan kecepatan respons adalah faktor penentu keberhasilan dalam menghadapi bencana. Selain itu, ia menekankan perlunya menjaga keselamatan dan keamanan personel saat melakukan operasi penanggulangan bencana.
Apel gelar pasukan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan tanggap darurat. Dengan persiapan yang matang, diharapkan dapat memberikan respons yang cepat dan efektif kepada masyarakat Mitra di kala dibutuhkan.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diharapkan dapat bekerja sama dalam mencegah dan mengurangi dampak bencana.



