Beranda Berita Daun Tutupi Jalan Nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues, Jalur Licin dan Berlumut

Daun Tutupi Jalan Nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues, Jalur Licin dan Berlumut

0
57

Kondisi Jalan Nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues Mengkhawatirkan

Kondisi jalan nasional yang menghubungkan Aceh Tenggara dan Gayo Lues di wilayah Kecamatan Ketambe kini semakin memprihatinkan. Ruas jalan yang melintasi Desa Aunan Sepakat, Desa Ketambe, dan sekitarnya dilaporkan licin serta rawan terhadap kecelakaan lalu lintas. Hal ini disebabkan oleh tumpukan dedaunan dan ranting pohon yang menumpuk di badan jalan.

Dedaunan Menjadi Penyebab Utama Licin

Berdasarkan pengamatan di lapangan, dedaunan yang dibiarkan menumpuk di jalan nasional tersebut dapat membusuk saat musim hujan. Proses pembusukan ini memicu pertumbuhan lumut, sehingga permukaan jalan menjadi lebih licin. Masalah ini terlebih parah pada jalur turunan tajam yang menghubungkan Ketambe dengan Kabupaten Gayo Lues dan Sumatera Utara.

Salah satu pengendara sepeda motor yang melintas, Denny Affaldi, menyampaikan bahwa tumpukan ranting dan dedaunan di jalan raya bisa membahayakan keselamatan pengendara. Ia mengatakan:

“Karena musim penghujan, daun kayu itu membusuk dan menimbulkan jalan berlumut hingga licin. Seharusnya, dedaunan dan ranting yang menutupi jalan nasional Aceh Tenggara yang menghubungkan ke Gayo Lues dan Sumatera Utara itu dibersihkan agar jalan tetap terawat dan tidak licin.”

Harapan Masyarakat untuk Pemeliharaan Jalan

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah. Ia menilai kondisi jalan nasional di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) telah berlangsung cukup lama dan sangat mengkhawatirkan.

“Kendaraan bermotor yang melintas harus hati-hati karena jalan dari arah Gayo Lues menuju Kutacane memiliki turunan tajam. Kondisi ini membahayakan karena di sepanjang jalan nasional di kawasan TNGL berserakan dedaunan hingga membusuk dan berlumut. Akibatnya jalan Nasional itu menjadi licin dan membahayakan bagi pengendara, karena bisa tergelincir,” ujarnya.

Dahrinsyah berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan jalan nasional tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas jalan agar tidak mudah berlubang dan tetap aman untuk digunakan.

“Sebab, kalau jalan tergenang air maka kualitas jalan akan berpengaruh dan mudah berlubang,” tambahnya.

Ancaman Terhadap Keselamatan Pengguna Jalan

Kondisi jalan yang licin dan berlumut tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan yang lebih serius. Pengendara, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua, sangat rentan tergelincir akibat permukaan jalan yang tidak stabil.

Selain itu, kondisi jalan yang tidak terawat juga dapat memengaruhi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di sekitar area tersebut. Banyak warga yang mengandalkan jalan nasional ini sebagai akses utama untuk pergi ke pasar, sekolah, atau tempat kerja.

Langkah yang Diharapkan

Masyarakat setempat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah-langkah untuk membersihkan jalan nasional tersebut. Selain pembersihan rutin, diperlukan juga peningkatan pemeliharaan jalan agar kondisinya tetap baik meski dalam musim hujan.

Tidak hanya itu, masyarakat juga berharap adanya sosialisasi kepada pengendara untuk lebih waspada dan mengurangi risiko kecelakaan. Dengan kombinasi upaya pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan jalan nasional Aceh Tenggara-Gayo Lues dapat kembali menjadi aman dan nyaman untuk digunakan.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini