Beranda Berita Dispar Optimis Kunjungan Wisata dan Hotel Bandar Lampung Naik 30 Persen Libur...

Dispar Optimis Kunjungan Wisata dan Hotel Bandar Lampung Naik 30 Persen Libur Nataru

0
60

Peningkatan Kunjungan Wisata di Bandar Lampung Saat Nataru 2025-2026

Dinas Pariwisata Bandar Lampung memiliki harapan besar terhadap peningkatan kunjungan wisata dan penginapan selama libur hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dengan target kenaikan hingga 30 persen, pihak dinas berharap bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kota Bandar Lampung.

Harapan Peningkatan Kunjungan Wisata

Kadispar Bandar Lampung Adiansyah menyampaikan bahwa pihaknya berharap jumlah pengunjung di destinasi wisata dan hotel mengalami peningkatan signifikan. Ia menjelaskan bahwa peningkatan ini tidak hanya sebatas 30 persen, namun ada beberapa tempat yang mencatat kenaikan hingga 50 persen.

“Ya, kalau bisa sebanyak-banyaknya. Kalau harapan kita ada peningkatan jumlah pengunjung atau wisatawan di atas 30 persen untuk hotel dan destinasi wisata dibanding weekend dan hari libur biasanya,” ujar Adiansyah.

Ia menambahkan bahwa tingkat kenaikan ini bergantung pada jenis destinasi wisata dan pengelolaannya. “Malah kami mencatat ada juga yang sampai 50 persen kenaikannya. Tergantung dengan destinasi wisata dan hotelnya,” tambahnya.

Kontribusi PAD dari Peningkatan Kunjungan

Peningkatan kunjungan wisata juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap PAD Kota Bandar Lampung. Menurut Adiansyah, semua kegiatan yang dilakukan oleh dinas pariwisata akhirnya akan berdampak pada PAD.

“Kalau PAD kan ada yang mengelola sendiri yakni Bapenda. Selama ini semua yang kita lakukan yang kita capai ujungnya ke PAD juga,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa semakin banyak kunjungan wisata, maka semakin besar pula PAD yang diperoleh. “Kita bersyukur, semakin banyak kunjungan wisata, semakin banyak PAD yang kita dapatkan untuk Kota Bandar Lampung,” tambahnya.

Destinasi Wisata yang Ada Saat Ini

Meskipun belum ada penambahan destinasi wisata baru yang dikelola pemerintah, pihak dinas tetap menawarkan destinasi wisata yang sudah ada. Adiansyah menyebutkan bahwa sebagian besar destinasi wisata masih dalam kondisi lama, namun sedang dilakukan perbaikan-perbaikan.

“Kalau destinasi wisata baru belum ada. Masih yang lama. Mungkin mereka melakukan perbaikan-perbaikan saja, yang mungkin ada tempat foto. Itu lah yang kita tawarkan kepada mereka,” ujarnya.

Pihak dinas juga menawarkan destinasi wisata alam yang dikelola pemerintah, seperti Taman Hutan Kera dan Air Terjun Batu Putu. Ia menjelaskan bahwa Air Terjun Batu Putu memiliki jalur lintas yang bisa dimanfaatkan para pengunjung.

“Kita kan ada Taman Hutan Kera, yang ada di Teluk Betung Utara, dan Air Terjun Batu Putu. Air terjun Batu Putu itu kan dibuat trail dibawahnya, jalur lintas yang ada di bawahnya itu. Kita tawarkan yang wisata alamnya yang dikelola pemerintah kota Bandar Lampung,” jelasnya.

Persiapan Tempat Wisata Jelang Nataru

Adiansyah mengimbau pengelola tempat wisata, baik yang dikelola swasta maupun pemerintah, untuk mempersiapkan fasilitasnya menjelang libur Nataru. Ia menekankan pentingnya menjaga kenyamanan dan kebersihan pengunjung.

“Kalau tempat wisata yang dikelola swasta, saya kira tempat-tempatnya sudah bagus. Tinggal kita pantau fasilitas-fasilitasnya. Jangan sampai tidak layak,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pengelola segera memperbaiki jika ada kerusakan. “Jika ada yang rusak perbaiki. Takutnya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tukasnya.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini