Kunjungan Kerja DPRK Maybrat untuk Memantau Progres Pembangunan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Maybrat, Sarteis Wanane dari Fraksi Golkar dan Oce Ovalina Yumame dari Fraksi Nasdem, melakukan kunjungan kerja di Daerah Pemilihan (Dapil) II Aitinyo Raya pada Selasa (4/11/2025). Kunker ini bertujuan untuk memantau progres sejumlah proyek fisik yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Selama kunjungan tersebut, kedua anggota DPRK ini meninjau langsung lokasi pekerjaan proyek dan menerima masukan serta dokumen berisi input kegiatan dari kepala distrik dan pihak sekolah. Mereka juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan proyek-proyek yang sedang berlangsung.
Penyerapan Anggaran Harus Optimal
Sarteis Wanane, anggota DPRK Fraksi Golkar, menyampaikan bahwa penyerapan anggaran harus dilakukan secara optimal sebelum tutup anggaran pada Desember 2025. Ia menegaskan pentingnya adanya koordinasi antara pemerintah daerah dengan instansi terkait, khususnya Dinas PU, pendidikan, dan kesehatan.
“Kami mendesak Bupati Maybrat menginstruksikan Perangkat Daerah (PD) terkait untuk mempercepat proses tagihan bagi pihak ketiga, seperti kontraktor,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa banyak kontraktor mengalami kesulitan dalam menghubungi dinas untuk memproses pencairan termin 30 persen, 70 persen, bahkan 100 persen. Untuk itu, ia menekankan kepada dinas-dinas terkait agar segera memproses tagihan dari kontraktor yang sudah mengajukan.
Menjaga Kamtibmas untuk Pembangunan yang Lancar
Oce Ovalina Yumame, anggota DPRK Maybrat dari Fraksi Nasdem, menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi kelancaran pembangunan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berkomitmen untuk mengawal setiap dokumen berupa input kegiatan yang kami terima dan menyampaikannya kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Fokus pada Keterlibatan Masyarakat
Selama kunjungan kerja, kedua anggota DPRK ini juga berdialog dengan masyarakat setempat untuk memastikan bahwa aspirasi mereka dapat tersampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Mereka menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memantau pelaksanaan proyek-proyek pembangunan.
Mereka juga berharap agar pemerintah daerah dapat lebih responsif terhadap keluhan dan saran-saran yang disampaikan oleh masyarakat. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.
Hasil Kunker akan Disampaikan Secara Tertulis
Sarteis Wanane menegaskan bahwa hasil dari kunjungan kerja ini akan disampaikan secara tertulis kepada pemerintah kabupaten. Ia berharap agar temuan dan rekomendasi yang diberikan dapat menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ia juga menambahkan bahwa hal ini merupakan bentuk tanggung jawab DPRK sebagai lembaga yang bertugas memantau pelaksanaan APBD dan memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif dan transparan.



