Beranda Berita Harga Emas Antam Tembus Rp2,453 Juta per Gram, Rekor Baru Menjelang Akhir...

Harga Emas Antam Tembus Rp2,453 Juta per Gram, Rekor Baru Menjelang Akhir Tahun

0
1563

Harga Emas Antam Melonjak Tajam di Tengah Peningkatan Permintaan

Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan signifikan pada Jumat, 12 Desember 2025. Harga resmi emas Antam mencapai Rp2.453.000 per gram, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang bulan Desember 2025. Kenaikan harian sebesar Rp22.000 ini memperpanjang tren penguatan selama empat hari berturut-turut, dengan total kenaikan sebesar Rp65.000 sejak awal pekan.

Selain harga jual, nilai buyback juga meningkat menjadi Rp2.313.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback tetap stabil di angka Rp140.000. Hal ini terjadi meskipun permintaan fisik emas meningkat menjelang Natal dan libur panjang akhir tahun.

Kenaikan terbaru tercatat setelah pembaruan harga di situs logammulia.com pukul 10.00 WIB. Pada sesi pagi, harga sempat naik sebesar Rp13.000 ke level Rp2.444.000 per gram sebelum akhirnya menutup hari di tingkat tertinggi Rp2.453.000 per gram.

Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas hari ini adalah penguatan harga emas global, dengan XAU/USD berada di kisaran US$2.660 per troy ounce. Selain itu, pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu pemicu utama. Rupiah saat ini berada di kisaran Rp16.250 per dolar AS. Selain itu, pembelian emas oleh sejumlah bank sentral juga turut mendorong reli harga emas.

Daftar Harga Emas Antam 12 Desember 2025 (belum termasuk PPh 22)

  • 0,5 gram: Rp1.276.500
  • 1 gram: Rp2.453.000 | buyback Rp2.313.000
  • 2 gram: Rp4.856.000
  • 3 gram: Rp7.254.000
  • 5 gram: Rp12.040.000
  • 10 gram: Rp24.025.000
  • 25 gram: Rp59.937.000
  • 50 gram: Rp119.795.000
  • 100 gram: Rp239.512.000
  • 500 gram: Rp1.196.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.393.600.000

Pecahan 1 gram tetap menjadi pilihan favorit bagi investor ritel. Level harga Rp2.453.000 per gram menjadi rekor tertinggi sepanjang Desember 2025.

Pergerakan Harga Emas di Tempat Lain

Harga emas di Pegadaian diperkirakan naik sebesar Rp20.000 menjadi kisaran Rp2.693.000 per gram. Buyback emas di Pegadaian berada di Rp2.338.000 per gram. Meskipun harga buyback lebih tinggi dibandingkan Antam, likuiditas pasar nasional tetap lebih kuat di Antam.

Pergerakan harga emas di UBS dan Galeri 24 juga mengikuti tren penguatan harian. Namun, kenaikan harga tidak sebesar yang terjadi pada emas Antam. Hal ini menunjukkan bahwa Antam masih menjadi acuan utama dalam penentuan harga emas di pasar domestik.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Emas

Tren penguatan harga emas Antam dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Salah satunya adalah penguatan harga emas global yang terus berlangsung. Dengan XAU/USD berada di kisaran US$2.660 per troy ounce, harga emas di pasar internasional cenderung meningkat.

Selain itu, pelemahan rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penting. Rupiah yang melemah membuat harga emas lokal semakin mahal karena ketergantungan pada impor. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral dari berbagai negara juga memberikan dorongan positif terhadap harga emas global dan lokal.

Prediksi dan Perkembangan Berikutnya

Dengan meningkatnya permintaan emas menjelang Natal dan libur panjang akhir tahun, kemungkinan besar harga emas akan terus mengalami kenaikan. Investor dan masyarakat yang ingin membeli emas diharapkan untuk memantau perkembangan harga secara berkala.

Namun, kenaikan harga emas juga membawa risiko, terutama bagi investor yang ingin menjual emas dalam waktu dekat. Mereka perlu mempertimbangkan selisih harga jual dan buyback serta biaya pajak yang mungkin dikenakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini