Beranda News Heboh! Bupati Majalengka Bentuk Tim Selidiki Dugaan Pelecehan Pejabat

Heboh! Bupati Majalengka Bentuk Tim Selidiki Dugaan Pelecehan Pejabat

0
62

Pemerintah Kabupaten Majalengka Tegaskan Belum Terima Laporan Resmi Kasus Pelecehan

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan kasus pelecehan yang diduga melibatkan seorang pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka. Ia menyatakan bahwa belum ada surat pengaduan yang diterima baik dari BKPSDM maupun langsung kepadanya.

“Saya belum mendapatkan laporan resmi terkait adanya pengaduan dari seorang perempuan yang mengaku menjadi korban. Baik melalui BKPSDM maupun kepada saya langsung, surat pengaduan belum ada,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Meskipun demikian, Bupati Eman telah memerintahkan Kepala BKPSDM untuk bekerja sama dengan Inspektorat dalam menindaklanjuti isu tersebut. Ia menekankan bahwa tindakan tegas akan dilakukan jika ditemukan bukti yang kuat.

“Tidak pantas seorang birokrat melakukan perbuatan tercela. Bagaimana bisa memberikan contoh yang baik kepada publik kalau pejabat saja kelakuannya seperti itu,” tegasnya.

Eman menjelaskan bahwa meskipun belum melakukan penyelidikan secara langsung, pihaknya telah membentuk tim khusus yang terdiri dari lima orang untuk melakukan investigasi. Hasil temuan dari tim tersebut akan menjadi dasar penindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Kalaupun nanti terbukti sebagaimana yang disampaikan di medsos, kita harus melakukan tindakan terukur sesuai aturan. Apakah dinonjobkan, diberhentikan, ya tergantung hasil tim,” ujarnya.

Profil Pejabat yang Diduga Terlibat

Dalam kesempatan tersebut, Eman juga menyebutkan bahwa ia cukup terkejut dengan profil pejabat yang diduga terlibat dalam kasus ini. Menurut laporan yang diterimanya, pejabat tersebut dikenal memiliki kepribadian pendiam dan kinerja yang baik.

“Kalau dari sisi profilnya, orangnya pendiam, baik, saya pun kaget ketika muncul di media. Dari laporan Kadis, kinerjanya juga baik, makanya dia bisa naik jabatan,” katanya.

Eman menegaskan bahwa hingga saat ini belum dapat memastikan apakah pejabat bersangkutan telah menyampaikan bantahan atas dugaan tersebut. Ia menekankan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung secara objektif oleh tim yang dibentuk.

“Saya belum bisa menyampaikan apakah yang bersangkutan menyangkal atau tidak, karena prosesnya sedang berjalan di tim. Biarkan tim bekerja dulu secara objektif,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini