Beranda Berita Ibu Rumah Tangga di Waringinkurung Tewas dengan 3 Luka Tusuk, Diduga Dibunuh

Ibu Rumah Tangga di Waringinkurung Tewas dengan 3 Luka Tusuk, Diduga Dibunuh

0
31

Kejadian Mencengangkan di Kampung Sidilem

Seorang ibu rumah tangga berinisial FA (42) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten pada Senin (29/12/2025). Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat dan memicu penyelidikan oleh pihak kepolisian.

FA diduga menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Berdasarkan pemeriksaan medis awal, terdapat indikasi kuat adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal dunia.

“Dugaan pembunuhan karena hasil pemeriksaan pihak rumah sakit ditemukan ada luka tusukan lebih dari tiga di sekujur tubuh korban,” ujar Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto saat dihubungi melalui telepon.

Awal Penemuan Korban

Hari menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh teman dekat anaknya sekaligus tetangga berinisial SI pada pukul 15.30 WIB. Saat itu, kondisi rumah sedang kosong dan SI mendapati korban sudah dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya.

Melihat kondisi tersebut, SI kemudian memberitahukan kepada warga lainnya untuk memberikan pertolongan. Warga lantas membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drajat Prawiranegara Serang untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah tidak bernyawa. Luka-luka di tubuh korban juga memperjelas penyebab kematiannya yang semula sempat memicu simpang siur di tengah masyarakat setempat.

“Awalnya masyarakat mengira korban mengalami keguguran karena saat pertama kali sudah dalam keadaan dibalut selimut,” ujar Hari.

Menunggu Hasil Otopsi

Saat ini, Polisi masih menunggu hasil otopsi resmi dari pihak forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta jenis senjata yang digunakan pelaku. Hari mengatakan sejumlah saksi telah dilakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini.

“Kami sudah meminta keterangan kepada SI, anak korban dan warga. Mohon doanya semoga segera terungkap,” ujar Hari.

Dari hasil pengecekan di lokasi kejadian serta berdasarkan keterangan dari anak korban, pihak kepolisian menemukan fakta bahwa tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Hal ini mengindikasikan bahwa kasus tersebut kemungkinan besar bukan merupakan kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan.

“Belum ada laporan kehilangan barang,” kata Hari.

Proses Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, kasus dugaan pembunuhan IRT tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Polsek Waringinkurung dengan bantuan dari Satreskrim Polresta Serang Kota untuk memburu terduga pelaku.

Masyarakat setempat masih menantikan hasil penyelidikan pihak berwajib agar dapat mengetahui siapa pelaku yang bertanggung jawab atas kematian korban. Selain itu, para tetangga dan keluarga korban juga merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa FA.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman kejahatan yang bisa terjadi di lingkungan sekitar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini