Insanul Fahmi Hidup Bersama Wardatina Mawa dan Inara Rusli

0
36

Pernyataan Insanul Fahmi Mengenai Konflik Rumah Tangga

Pengusaha asal Sumatera Utara, Insanul Fahmi, memberikan pernyataan resmi mengenai rencana gugatan terhadap rumah tangganya dengan istri sahnya, Wardatina Mawa, di pengadilan agama. Dalam wawancara dengan awak media, ia menyatakan bahwa dirinya tidak akan melepaskan Wardatina Mawa serta berkomitmen untuk mempertahankan hubungan dengan istri sirinya, Inara Rusli.

Insanul menjelaskan bahwa dalam syariat Islam, pernikahan harus diusahakan sampai titik darah penghabisan. Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin harga diri dan keluarganya diinjak-injak. Pernyataan ini disampaikan dalam tayangan di channel YouTube Cumicumi pada Sabtu (20/12/2025).

Ia mengaku berada dalam posisi sulit ketika dihadapkan pada kemungkinan rujuk dengan syarat harus melepaskan Inara. Menurutnya, keputusan tersebut tidak bisa diambil secara gegabah dan harus melalui diskusi mendalam. “Secara syariat, saya enggak bisa sembarangan menceraikan atau melepas seseorang. Saya masih berusaha bertanggung jawab,” ujarnya.

Bantah Kabar Kehamilan Inara

Insanul juga membantah keras kabar yang menyebut bahwa Inara Rusli tengah hamil dua bulan. Ia menegaskan informasi tersebut adalah hoaks dan bagian dari banyak narasi keliru yang beredar di publik. “Itu hoaks. Banyak berita yang aneh-aneh. Lebih dari 50 persen, bahkan mungkin 70 persen, cerita yang beredar itu tidak benar,” tegasnya.

Ia mengaku belum bisa membuka seluruh detail persoalan ke publik dan menyebut akan menjelaskannya pada kesempatan lain. Lebih jauh, Insanul menilai konflik rumah tangganya diperkeruh oleh campur tangan pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Ia menyebut ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi hingga memicu adu domba.

“Banyak orang yang enggak punya kepentingan ikut campur, menghasut. Kita ini cuma dijadikan alat. Yang untung mereka, tapi kita yang hancur,” ujarnya.

Rindu Bertemu Anak

Insanul juga mengaku rindu bertemu anaknya, namun hingga kini belum diizinkan. Ia menyebut sudah lebih dari sebulan tidak bertemu sang anak. Hal ini menjadi salah satu hal yang sangat menyedihkan baginya.

Harapan Damai

Di akhir pernyataannya, Insanul menyampaikan harapan agar konflik ini bisa diselesaikan secara dewasa tanpa tekanan pihak luar. Ia mengaku masih mendoakan Mawa dan anaknya, serta berharap komunikasi dapat dibuka kembali.

“Saya masih berharap bisa ngobrol baik-baik, tanpa siapa pun, tanpa keluarga, tanpa orang lain. Dengarkan hati kecil. Jangan mau dijadikan boneka,” tuturnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyentuh isu sensitif seputar pernikahan siri, tanggung jawab dalam rumah tangga, serta batas antara urusan privat dan konsumsi publik di era media sosial.

Penutup

Dengan pernyataan yang tegas dan penuh makna, Insanul Fahmi menunjukkan bahwa ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai suami dan ayah, serta menjaga harga diri dan keluarga. Meski situasi yang dihadapi sangat kompleks, ia tetap berharap adanya solusi damai yang dapat memperbaiki hubungan yang telah rusak.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini