Penangkapan Lima Kasus Pencurian di Cilacap
Pihak kepolisian setempat berhasil mengungkap lima kasus pencurian yang sempat menjadi perhatian masyarakat dan viral di media sosial. Beberapa waktu lalu, rekaman CCTV aksi pencurian beredar luas, terutama di wilayah Cilacap. Salah satu kejadian terjadi di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, di mana empat pelaku berhasil membawa kabur dua sepeda motor.
Video tersebut menyebar cepat di media sosial dan memicu kekhawatiran dari warga sekitar. Kepala Polisi Resort (Polresta) Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, menyatakan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan secara cepat hingga akhirnya berhasil mengungkap kelima kasus pencurian tersebut.
Dari jumlah tersebut, empat kasus merupakan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sedangkan satu kasus lainnya adalah pencurian di sebuah warung yang berada di kawasan Pelabuhan. Dalam kasus tersebut, pelaku membawa uang, perkakas, dan gas LPG. Selain itu, polisi juga telah mengamankan para pelaku serta barang bukti terkait.
“Kemarin sudah kami amankan empat TKP pencurian curanmor dan di kawasan Pelabuhan ada pencurian warung yang diamblil adalah uang, perkakas dan gas LPG, ini ada 5 TKP,” ujar Kapolresta.
Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih dilakukan dan berkembang hingga wilayah Dayeuhluhur. “Kasus ini masih kita kembangkan hingga ke wilayah Dayeuhluhur, nanti kalau sudah lengkap akan dirilis,” tambahnya.
Untuk menekan angka kejahatan di tengah masyarakat, seluruh elemen masyarakat diharapkan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Salah satunya dengan meningkatkan kegiatan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di lingkungan masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menjadi alarm dini yang efektif dalam mencegah tindak kejahatan.
“Sehingga bila ada hal-hal terjadi di wilayah, masyarakat paham betul, jadi alarmnya, ada pengingatnya, sehingga masyarakat terus menjaga wilayahnya,” ujarnya usai Apel Pam Swakarsa di halaman Pendapa Wijayakusuma, pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Apel Pam Swakarsa ini melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Satpam, dan elemen masyarakat. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Bupati Cilacap menekankan bahwa Pam Swakarsa adalah ujung tombak pencegahan kejahatan di lingkungan warga. Menurutnya, keaktifan Satkamling menjadi penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap adanya potensi gangguan keamanan.
“Pam Swakarsa menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Satkamling harus kita hidupkan kembali sebagai bentuk kepedulian menjaga lingkungan,” katanya.
Baik Kapolresta maupun Bupati menegaskan bahwa situasi aman dan kondusif menjadi kunci stabilitas daerah, termasuk menjaga iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi Cilacap. Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan kasus-kasus pencurian yang sempat meresahkan warga tidak lagi terulang.
