Beranda Berita Kota Bandung: Kontribusi Hebat di SEA Games Thailand 2025

Kota Bandung: Kontribusi Hebat di SEA Games Thailand 2025

0
116

Kontribusi Atlet Kota Bandung di SEA Games Thailand 2025

Kota Bandung kembali menunjukkan perannya yang signifikan dalam ajang olahraga regional, SEA Games Thailand 2025. Dari total 278 atlet Jawa Barat yang tergabung dalam kontingen Indonesia, sebanyak 55 atlet berasal dari Kota Bandung. Angka ini mencerminkan kontribusi yang cukup besar, yaitu sekitar 19 persen dari jumlah atlet Jawa Barat.

Selain atlet, Kota Bandung juga menyumbangkan 21 pelatih yang tergabung dalam tim Indonesia. Para atlet dan pelatih tersebut tersebar di berbagai cabang olahraga, seperti balap sepeda, hoki, bulu tangkis, dayung, po air, serta beberapa cabang olahraga unggulan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Bandung tidak hanya menjadi sumber atlet, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga di tingkat nasional.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 1.021 atlet dari 49 cabang olahraga pada SEA Games Thailand 2025. Jumlah atlet Kota Bandung yang tampil mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya. Dulu, jumlah atlet Kota Bandung sekitar 40-an, namun kini meningkat menjadi 55 atlet.

“Peningkatan ini sangat positif,” ujar Wakil Ketua II KONI Kota Bandung, Prof. Dr. Mulyana, S.Pd. Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah atlet mencerminkan komitmen Kota Bandung dalam memperkuat Tim Merah Putih di ajang internasional.

Dari sisi target prestasi, atlet-atlet asal Kota Bandung diproyeksikan mampu menyumbang sekitar 20 medali emas. Namun, perolehan tersebut tidak sepenuhnya bisa dihitung secara individual karena sebagian atlet tergabung dalam cabang olahraga beregu.

Tidak Melulu Porprov

Terkait hubungan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang, Mulyana menjelaskan bahwa tidak semua atlet SEA Games dapat tampil. Beberapa di antaranya terkendala batasan usia, khususnya pada cabang olahraga seperti taekwondo, bulu tangkis, bola tangan, dan basket.

Meski demikian, hal tersebut dinilai bukan menjadi masalah besar. Menurutnya, prestasi di level internasional justru menjadi kebanggaan tersendiri, terlepas dari kaitannya dengan Porprov.

“Kami sudah mendapat sinyal dari Ketua Umum KONI Kota Bandung bahwa pembinaan tidak melulu berorientasi pada Porprov. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana pembinaan itu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di level lebih tinggi,” kata Mulyana.

Ia mengakui bahwa Porprov memiliki banyak faktor non-teknis yang kerap sulit diprediksi. Secara hitungan di atas kertas, sebuah daerah bisa unggul, namun hasil akhirnya bisa berbeda karena berbagai faktor di luar teknis pertandingan.

“Karena itu, kami bergerak ke arah yang lebih jauh. Bagaimana pembinaan ini benar-benar menghasilkan atlet juara di level nasional dan internasional. Makna City of Champions ada di situ,” tegasnya.

Target Ke Depan

Ke depan, Kota Bandung menargetkan tidak hanya dominan di tingkat daerah, tetapi juga konsisten melahirkan atlet yang mampu tampil di panggung dunia.

“Harapan kami, di setiap Olimpiade selalu ada atlet dari Kota Bandung, dan jumlahnya terus meningkat,” pungkas Mulyana.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini