Manfaat Pare untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui
Pare adalah buah yang tumbuh merambat dan memiliki bentuk mirip mentimun dengan tekstur bergelombang. Rasanya sangat pahit ketika masih mentah, sehingga banyak orang memasaknya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi atau menggunakannya dalam bentuk teh dan suplemen. Meskipun rasanya tidak menarik, pare memiliki berbagai manfaat kesehatan yang cukup signifikan. Berikut adalah enam manfaat utama dari pare:
1. Membantu Mengurangi Peradangan
Pare mengandung sifat anti-inflamasi yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa pare dapat membantu mengurangi peradangan dan mengelola kondisi kesehatan yang berkaitan dengan peradangan. Dalam sebuah studi kecil, 38 orang dengan osteoartritis lutut mengonsumsi pare setiap hari selama tiga bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok ini mengalami penurunan tingkat nyeri, sedangkan kelompok yang mengonsumsi plasebo justru mengalami peningkatan rasa sakit.
2. Mengatur Gula Darah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pare mungkin bisa membantu mengatur kadar gula darah. Namun, temuan tersebut belum sepenuhnya meyakinkan. Meski demikian, pare dianggap sebagai pilihan yang aman dan efektif bagi penderita diabetes tipe 2 karena harganya relatif terjangkau. Akan tetapi, penggunaan medisnya masih dalam tahap awal. Tinjauan lain dari sembilan studi tidak menemukan efek signifikan pada hasil seperti gula darah puasa.
3. Membantu Mengelola Berat Badan
Studi pada hewan menunjukkan bahwa pare dapat membantu tubuh menggunakan lebih banyak karbohidrat untuk energi dan mengurangi lemak. Dalam uji klinis kecil terhadap 24 orang dengan obesitas, mereka yang mengonsumsi suplemen pare selama lebih dari 12 minggu mengalami penurunan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, dan persentase lemak tubuh. Meskipun hasilnya menjanjikan, data yang diperoleh belum cukup besar untuk dianggap andal.
4. Mendukung Pencegahan Kanker
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa antioksidan dalam pare dapat membunuh sel kanker tertentu atau mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Para ilmuwan menyatakan bahwa ekstrak pare atau pare murni bisa digunakan bersamaan dengan pengobatan kanker konvensional. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk merancang intervensi yang tepat dan efektif melawan kanker.
5. Menurunkan Kolesterol
Ekstrak pare dapat secara efektif menurunkan kadar kolesterol “jahat” atau lipoprotein densitas rendah (LDL). Ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Dengan menurunkan LDL, pare memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan jantung.
6. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Efek anti-inflamasi dan antioksidan dalam pare membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, pare juga terbukti mampu melawan bakteri dan virus. Minyak esensial dari pare dapat membasmi bakteri seperti Staphylococcus aureus dan E. coli. Meskipun manfaatnya mulai diketahui, penggunaan pare dalam makanan dan obat-obatan masih dalam tahap awal, sehingga manfaatnya belum sepenuhnya jelas.



