Home Daerah Perjalanan Ustaz Katori ke Mekkah Terhenti di Batam, Kini Kembali ke Indramayu

Perjalanan Ustaz Katori ke Mekkah Terhenti di Batam, Kini Kembali ke Indramayu

0
ustaz katori

Indramayu, Reformasi.co.id – Perjalanan yang penuh semangat dan inspirasi dari Ustaz Katori untuk menunaikan ibadah haji dengan cara yang unik, yakni mengayuh sepeda, terpaksa dihentikan setelah ia menempuh perjalanan jauh hingga ke Batam.

Warga Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, ini memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk usia yang semakin bertambah.

Keputusan Ustaz Katori untuk menghentikan perjalanan tersebut langsung menjadi perhatian publik. Berita mengenai kepulangannya pun menyebar luas melalui media sosial. Salah satu alasan yang mendasari keputusan tersebut adalah kondisi fisiknya yang mulai menurun seiring dengan bertambahnya usia.

Pemerintah setempat, khususnya Camat Juntinyuat, Rusyad Nurdin, mengungkapkan bahwa pihaknya secara aktif memantau perjalanan Ustaz Katori sejak ia memulai perjalanan dari Indramayu. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan Ustaz Katori selama perjalanannya.

“Terakhir, saya berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Sosial mengenai posisi Pak Katori di Batam,” ungkap Rusyad Nurdin sebagaimana dikutip dari Tribuncirebon.com pada Jum’at (4/4/2025).

Pada awalnya, Ustaz Katori dengan penuh semangat menyatakan niatnya untuk menunaikan ibadah haji dengan cara yang tak biasa. Ia memilih menggunakan sepeda ontel untuk perjalanan panjang menuju tanah suci. Sebelum berangkat, Ustaz Katori juga meminta izin terlebih dahulu dari pemerintah desa sebagai bentuk rasa tanggung jawab terhadap rencananya.

Pada Kamis (20/2/2025), Ustaz Katori memulai perjalanan spiritualnya yang penuh haru. Warga desa turut mengantarkannya dengan semangat tinggi hingga perbatasan desa. Dengan sepeda ontelnya, ia memilih jalur darat melalui Arteri Pantura sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Sumatera, dan akhirnya menyeberang ke Batam.

Perjalanan yang memakan waktu sekitar satu setengah bulan tersebut memberikan kisah inspiratif bagi banyak orang, meski pada akhirnya Ustaz Katori harus menghentikannya lebih cepat dari yang direncanakan.

Untuk kembali ke Indramayu, Ustaz Katori dijadwalkan akan pulang menggunakan kapal KM Kelud yang akan membawanya dari Batam menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version