Pertamina Internasional Meraih Dua Penghargaan Berprestise di Asian Downstream Summit 2025

0
254

KPI Meraih Dua Penghargaan di Asian Downstream Summit (ADS) Awards 2025

Kilang Pertamina Internasional (KPI) kembali menorehkan prestasi yang luar biasa dalam ajang internasional Asian Downstream Summit (ADS) Awards 2025. Acara ini diselenggarakan di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, dan menjadi ajang penghargaan tahunan yang mengakui inovasi dan kontribusi terbesar dalam sektor kilang minyak dan petrokimia.

Dalam ajang tersebut, KPI berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu Leader of the Year dan Sustainable Technology of the Year. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa KPI telah memainkan peran penting dalam transformasi energi dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Direktur Utama KPI Menerima Penghargaan Leader of the Year

Penghargaan Leader of the Year diberikan kepada Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas visi dan kepemimpinan beliau dalam menjalankan strategi pertumbuhan ganda di KPI.

Taufik berhasil mengungguli tokoh-tokoh industri energi ternama, seperti Mayank Vishnoi dari ChemOne Group (Singapura) dan Kapil Sahni dari Nghi Son Refinery and Petrochemicals LLC (Vietnam). Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyampaikan bahwa penghargaan ini membuktikan bahwa KPI telah menjadi contoh dalam kepemimpinan inovatif.

Menurut Milla, KPI saat ini sedang menjalankan strategi dual growth dengan memaksimalkan bisnis eksisting melalui peningkatan kapasitas kilang serta memperluas bisnis berbasis energi rendah karbon melalui inovasi produk berbahan baku nabati.

Pengembangan Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Salah satu pencapaian besar KPI adalah produksi bahan bakar pesawat masa depan PertaminaSAF. Langkah ini sudah dimulai sejak uji coba dan produksi bioavtur berbahan RBDPKO 2,4 persen di Kilang Hijau Cilacap pada 2020. RBDPKO merupakan minyak inti sawit yang telah melalui proses pemurnian.

Pada tahun 2025, KPI melakukan lompatan baru dengan memproduksi PertaminaSAF menggunakan minyak jelantah 2,5 persen sebagai bahan baku di unit kilang yang sama. Inisiatif ini tidak hanya menjadi pencapaian teknis, tetapi juga strategi yang memperkuat peran KPI sebagai pemimpin visioner.

Kontribusi dalam Pengembangan Energi Hijau

Selain penghargaan individu, KPI juga berhasil meraih posisi kedua (runner-up) untuk kategori Sustainable Technology of the Year, tepat di bawah perusahaan minyak dan gas asal Malaysia. Milla menyampaikan bahwa KPI dinilai sebagai perusahaan energi terdepan di kawasan Asia dalam hal inovasi PertaminaSAF.

PertaminaSAF diproduksi di Kilang Cilacap menggunakan teknologi co-processing dengan Katalis Merah Putih hasil karya anak bangsa. Produk ini telah memenuhi standar internasional ASTMD1655 dan DefStan 91-091. Setelah melewati serangkaian uji coba, PertaminaSAF akhirnya digunakan dalam penerbangan komersial perdana oleh maskapai Pelita Air dengan rute Jakarta–Denpasar pada 20 Agustus 2025 lalu.

KPI Memperkuat Posisi Indonesia dalam Industri Energi

Pencapaian KPI di ADS 2025 semakin memperkuat posisi Pertamina dan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri energi hilir di kawasan Asia. Melalui inovasi dan fokus pada keberlanjutan, KPI membuktikan bahwa kilang nasional mampu bersaing secara global sekaligus mendukung agenda transisi energi.

Dengan visi menjadi perusahaan kilang dan petrokimia kelas dunia, KPI terus berinovasi dan beradaptasi terhadap dinamika pasar global, menjadikannya salah satu pilar utama dalam ekosistem energi Asia.

Ajang ADS Awards 2025 dan Perannya dalam Transformasi Energi

Ajang ADS Awards 2025 diselenggarakan bersamaan dengan Asian Refining Technology Conference (ARTC) dan Ammonia and Carbon Capture Asia (ACCA). Acara ini mempertemukan lebih dari 1.000 pemimpin industri, inovator, dan pembuat kebijakan dari sektor kilang minyak, petrokimia, dan kimia.

Diselenggarakan setiap tahun sejak 2008, forum ini menjadi salah satu pertemuan terbesar dan paling berpengaruh dalam membahas arah transformasi sektor hilir di tengah transisi energi global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini