Beranda Berita Petugas Polres Batu Jadi Penjaga Depan Bantu Tangani Bencana Hidrometrologi, Kapolres: Cepat...

Petugas Polres Batu Jadi Penjaga Depan Bantu Tangani Bencana Hidrometrologi, Kapolres: Cepat Bergerak

0
127

Kesiapsiagaan Bencana di Kota Batu Ditingkatkan dengan Satuan Pamapta

Kesiapan menghadapi bencana di Kota Batu kini semakin presisi. Hal ini ditunjukkan oleh langkah yang diambil oleh Polres Batu dalam membentuk satuan Pamapta untuk membantu menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata menjelaskan bahwa pembentukan satuan Pamapta adalah upaya konkret dari Polri dalam memperkuat pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana di tingkat wilayah. Menurutnya, Pamapta akan menjadi garda terdepan yang mampu bergerak cepat dalam situasi darurat, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Langkah Konkret untuk Peningkatan Kesiapsiagaan

Pembentukan satuan Pamapta merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolri Nomor 1438/IX/2025 yang diterbitkan pada September 2025. Keputusan tersebut bertujuan untuk menata ulang struktur organisasi pelayanan kepolisian di tingkat Polres dan Polsek agar lebih presisi, adaptif, dan efektif.

AKBP Andi Yudha menambahkan bahwa istilah Pamapta bukanlah hal baru di tubuh Polri. Istilah ini dihidupkan kembali sebagai bagian dari transformasi kelembagaan menuju pelayanan yang lebih profesional.

Fungsi Utama Pamapta

Pamapta memiliki lima fungsi utama yang mencakup:

  • Pelayanan kepolisian terpadu: Memberikan layanan yang terintegrasi antarunit.
  • Koordinasi bantuan dan pertolongan: Membantu koordinasi dalam situasi darurat.
  • Pelayanan masyarakat melalui berbagai media komunikasi: Memastikan informasi tersampaikan secara efektif.
  • Penyediaan informasi publik: Menyediakan data dan informasi penting bagi masyarakat.
  • Registrasi dan pelaporan kegiatan: Melakukan pencatatan dan pelaporan aktivitas yang dilakukan.

Dalam konteks kebencanaan, satuan Pamapta akan berperan aktif bersama tim Inafis, Urkes, dan Samapta dalam memberikan pertolongan cepat bila terjadi bencana.

Kolaborasi Lintas Sektor

Selain itu, Polres Batu juga menjalin koordinasi lintas sektoral dengan berbagai instansi dan lembaga. Beberapa mitra yang bekerja sama termasuk BPBD, Dinkes, Kodim, BMKG, Tagana, komunitas lingkungan, serta relawan lainnya. Tujuan dari kolaborasi ini adalah memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini potensi bencana.

Kerja sama ini sangat penting dalam menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja. Dengan adanya koordinasi yang baik, respons yang diberikan akan lebih cepat dan efektif.

Kesimpulan

Dengan pembentukan satuan Pamapta dan kerja sama lintas sektor, Kota Batu telah meningkatkan kesiapsiagaannya menghadapi bencana. Ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih presisi dan profesional, diharapkan dapat mengurangi risiko bencana dan memberikan perlindungan yang maksimal kepada warga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini