Polda Papua Turunkan 2.583 Personel Amankan Tahun Baru dan Waspadai Cuaca Ekstrem

0
31



JAYAPURA, Reformasi.co.id

– Polda Papua telah memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan malam pergantian tahun 2025 di seluruh wilayah hukumnya.

Sebanyak 2.583 personel gabungan dikerahkan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat saat malam Tahun Baru. Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Cartenz 2025. Dalam pelaksanaannya, Polri bekerja sama erat dengan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

“Tentunya dalam rangka pergantian tahun, Polda Papua sudah melaksanakan kegiatan pengamanan yang melibatkan 2.583 personel. Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menjaga kondusifitas yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” ujar Kombes Pol Cahyo saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (31/12/2025).

Selain kesiapan personel, Polda Papua juga meneruskan instruksi dari Mabes Polri agar masyarakat tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Menurut Cahyo, hal ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap beberapa wilayah di Indonesia yang saat ini sedang tertimpa musibah seperti di Sumatera dan Aceh.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian yang berlebihan. Mari kita rayakan dengan sederhana namun tetap bermakna,” katanya.

Waspadai Potensi Bencana

Terkait kondisi keamanan secara umum di tiga provinsi di bawah wilayah hukum Polda Papua, Cahyo menyebutkan bahwa situasi masih aman dan terkendali. Namun, dia memberikan catatan khusus mengenai potensi ancaman bencana alam.

Polda Papua mengingatkan perihal informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait ancaman bencana hidrometeorologi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan.

“Kami memonitor imbauan BMKG bahwa antara tanggal 28 hingga 31 Desember (2025), tinggi gelombang di wilayah Papua diprediksi bisa mencapai empat meter. Ini harus diwaspadai, mengingat sebelumnya telah terjadi kecelakaan laut di Kepulauan Yapen,” ujar Cahyo.

Polda Papua berharap masyarakat tetap waspada, baik dalam menjaga keamanan lingkungan maupun dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun 2025.

Langkah Peningkatan Keamanan

Untuk memastikan keamanan masyarakat, Polda Papua melakukan berbagai langkah preventif. Salah satunya adalah peningkatan patroli rutin di area-area keramaian, pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat ibadah. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dengan aparat desa dan komunitas lokal untuk memastikan informasi tentang keamanan dan keselamatan dapat tersampaikan secara efektif.

Pengamanan juga dilakukan dengan memperkuat sistem komunikasi antarinstansi guna memastikan respons cepat jika terjadi kejadian darurat. Sistem pemantauan melalui CCTV dan pengawasan langsung oleh petugas lapangan juga diperkuat.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga sikap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko. Terutama bagi mereka yang tinggal di dekat pantai atau daerah rawan banjir. Pengguna jalan raya juga diminta untuk lebih berhati-hati karena kemungkinan adanya gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membuat kegaduhan atau menggelar acara besar-besaran yang bisa mengganggu ketenangan lingkungan. Polda Papua berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan cara yang aman, damai, dan sesuai dengan norma yang berlaku.

Kesimpulan

Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang baik, Polda Papua berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama malam pergantian tahun. Meski situasi secara umum masih stabil, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap ancaman bencana alam dan cuaca ekstrem. Dengan demikian, harapan besar adalah Tahun Baru 2025 dapat dirayakan dengan damai dan tanpa gangguan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini