Penikaman terhadap Penjual Semangka di Kupang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Aparat kepolisian dari Resor Kota Kupang telah mengidentifikasi nama pelaku penikaman terhadap korban Selvince Pah. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual semangka meninggal dunia akibat luka tusuk. Saat ini, pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang bukti untuk mempercepat proses penyidikan.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan beberapa barang bukti milik pelaku, termasuk satu unit ponsel dan sebuah tas pinggang. Barang-barang tersebut akan digunakan sebagai petunjuk dalam menemukan identitas pelaku. “Barang bukti yang kami temukan menjadi salah satu alat bantu dalam mengejar pelaku,” ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari, pada Jumat 3 Oktober 2025.
Saat ini, terduga pelaku sedang dalam proses pencarian oleh anggota kepolisian. Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat keberadaan pelaku agar bisa segera ditindaklanjuti. Dengan adanya laporan masyarakat, proses penyelidikan dapat lebih cepat dilakukan.
Sebelumnya, korban Selvince Pah (56 tahun), seorang ibu rumah tangga yang biasa berjualan semangka, ditemukan tewas dengan luka tusuk. Sementara itu, anak mantu korban mengalami luka tikaman yang cukup parah dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik, Kupang.
Kapolsek Kota Lama, AKP Rahmat Hidayat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan analisis dan evaluasi terkait kejadian ini. “Kejadian ini benar terjadi. Kami sedang melakukan penyelidikan lanjutan,” katanya.
Diduga, peristiwa ini dimulai dari tindakan pencurian yang gagal. Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota, Kompol Marselus Yugo Amboro, bersama anggota Jatantas Polresta Kupang Kota, turut mendampingi pihak Polsek Kota Lama dalam penanganan kasus ini. Mereka memberikan dukungan penuh dalam upaya mencari terduga pelaku.
Menurut informasi yang didapat, terduga pelaku saat kejadian dalam kondisi mabuk alkohol. Diduga, pelaku ingin melakukan pencurian di lapak jualan milik korban. Namun, tindakan tersebut berujung pada tindak kekerasan yang menyebabkan kematian korban.
Polisi masih terus berupaya keras untuk menemukan pelaku. Proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga identitas pelaku dapat diketahui. Dengan adanya kerja sama antara berbagai pihak, diharapkan kasus ini dapat segera terselesaikan dan keadilan dapat ditegakkan.



