Polres Bondowoso Siapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025
Polres Bondowoso telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor untuk mempersiapkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Rapat ini digelar di Aula Mako Polres Bondowoso pada Selasa (16/12/2025). Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memastikan segala aspek krusial terkait pengamanan dapat dipersiapkan secara maksimal.
Beberapa hal yang dibahas dalam rakor tersebut meliputi kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, penyiapan pos pelayanan dan pos pengamanan terpadu, serta langkah antisipasi bencana alam yang sering terjadi di akhir tahun.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, menjelaskan bahwa pola pengamanan Nataru tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu fokus utama adalah kesiapan pos pelayanan dan pos pengamanan yang akan ditempatkan di titik-titik strategis.
“Untuk titiknya kita sudah siapkan,” ujar Bobby. Pos-pos tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan masyarakat sekaligus pengendalian arus lalu lintas selama libur panjang Nataru.
Prediksi Peningkatan Arus Lalu Lintas
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso, Sigit Purnomo, memprediksi adanya peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Dalam rapat koordinasi yang telah dilakukan bersama seluruh stakeholder, ia menyebutkan bahwa kemungkinan kenaikan arus lalu lintas di Kabupaten Bondowoso berada di kisaran 80 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Dishub Bondowoso menyiapkan sejumlah langkah terintegrasi bersama stakeholder terkait, khususnya Satlantas Polres Bondowoso. Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain:
- Perbaikan dan optimalisasi penerangan jalan umum (PJU)
- Pembenahan sarana dan prasarana jalan
- Pelaksanaan operasi gabungan mendukung Operasi Lilin Semeru 2025
“Langkah-langkah ini kita lakukan secara terpadu agar arus lalu lintas selama Nataru tetap aman dan lancar,” tambahnya.
Tokoh Agama Apresiasi Kesiapan Pengamanan
Dari sisi tokoh agama, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Bondowoso, Pdt. Jeffry J. Rindengan, menyampaikan bahwa terdapat 27 gereja di Bondowoso yang menggelar rangkaian perayaan Natal. Ia juga menyebutkan bahwa masih ada beberapa gereja yang belum melakukan kegiatan perayaan.
“Mulai hari ini sampai tanggal 1 Januari 2026 masih ada kegiatan,” ujarnya. Ia berharap aparat keamanan dan dinas terkait terus bersinergi dalam menjaga keamanan selama perayaan Natal hingga pergantian tahun.
“Selama ini pantauan kami pihak keamanan melaksanakan tugas mereka dengan baik,” pungkasnya.
Penyediaan Pos Pelayanan dan Pengamanan
Pos pelayanan dan pos pengamanan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengatur arus lalu lintas selama liburan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Bondowoso.
Pos-pos ini juga akan menjadi tempat koordinasi antara aparat kepolisian, dinas terkait, dan komunitas setempat. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Nataru dengan tenang dan nyaman.
Kesiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengamanan Nataru adalah cuaca ekstrem yang sering terjadi di akhir tahun. Untuk itu, Polres Bondowoso dan instansi terkait telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Langkah-langkah ini meliputi pemantauan cuaca secara berkala, penyediaan logistik darurat, serta pelatihan bagi petugas untuk menangani situasi darurat. Dengan persiapan yang matang, diharapkan tidak ada gangguan besar yang terjadi selama masa liburan.



