Beranda News Prabowo Hormati TNI Saat Tonton Defile HUT Ke-80 di Monas

Prabowo Hormati TNI Saat Tonton Defile HUT Ke-80 di Monas

0
124

Perayaan HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan penghormatan dengan gestur hormat saat menghadiri parade defile dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/10). Acara ini dihadiri oleh ribuan prajurit dari tiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), dan Angkatan Laut (AL).

Parade defile yang penuh semangat ini menampilkan berbagai kesenian dan pertunjukan yang memperlihatkan kekuatan dan kesiapan TNI. Salah satu momen menarik adalah ketika drum band Universitas Pertahanan (Unhan) melewati panggung utama, yang langsung mendapat perhatian Presiden dan Wakil Presiden. Selain itu, parade juga dimeriahkan oleh flight helikopter yang membawa bendera tiga matra TNI, yaitu AD, AU, dan AL.

Selain drum band Unhan, ada juga partisipasi dari berbagai institusi pendidikan lainnya. Di antaranya adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), politeknik transportasi darat Indonesia STTD Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta sekolah-sekolah seperti SMK Negeri 26 Jakarta dan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur. Mereka turut serta dalam parade defile yang penuh semangat dan dinamis.

Tema HUT TNI Tahun Ini

Perayaan HUT ke-80 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Prima-TNI Rakyat: Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan komitmen TNI untuk menjadi institusi yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Sementara itu, istilah “TNI Rakyat” menegaskan bahwa kekuatan TNI berasal dari rakyat Indonesia sendiri.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa pesan penting terkait kepemimpinan di internal TNI. Ia menekankan bahwa tidak lagi ada ruang bagi senioritas dalam proses seleksi kepemimpinan. Menurutnya, penilaian harus didasarkan pada prestasi, pengabdian, dan cinta terhadap tanah air.

Komitmen untuk Kepemimpinan Terbaik

Prabowo menegaskan bahwa dirinya selalu memerintahkan Panglima TNI dan seluruh kepala staf untuk menilai pimpinan-pimpinan di TNI secara objektif. Ia memberikan izin kepada mereka untuk tidak terlalu memperhitungkan senioritas dalam pemilihan pemimpin, asalkan kualitas dan kompetensi tetap terjaga.

Dia menekankan bahwa TNI membutuhkan kepemimpinan terbaik karena institusi ini bertanggung jawab kepada rakyat Indonesia. Oleh karena itu, semua unsur pimpinan TNI di setiap tingkatan dan eselon harus dipastikan merupakan yang terbaik.

Kepemimpinan yang Harus Memberi Contoh

Prabowo juga menekankan bahwa para pemimpin TNI tidak cukup hanya bekerja dan menunaikan tugas. Mereka harus mampu memberi contoh dan menjadi teladan. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan di TNI harus berlandaskan nilai-nilai keteladanan, seperti yang dikenal dalam istilah “Ing Ngarsa Sung Tuladha”, yang artinya memberi contoh di depan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pemimpin yang tidak kompeten, tidak profesional, atau tidak memahami tugasnya. Semua pemimpin TNI harus senantiasa membina diri dan memberi contoh yang baik bagi bawahannya.

Penutup

Perayaan HUT ke-80 TNI ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen TNI dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung bangsa dan negara. Dengan tema yang diusung dan pesan-pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo, TNI diharapkan dapat terus berkembang menjadi institusi yang lebih baik, profesional, dan dekat dengan rakyat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini