Beranda News Prabowo Minta TNI Bantu Penegak Hukum Lindungi Kekayaan Alam Indonesia

Prabowo Minta TNI Bantu Penegak Hukum Lindungi Kekayaan Alam Indonesia

0
149



Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran TNI dalam menjaga kekayaan alam Indonesia yang selama ini diambil oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Ia meminta TNI untuk bekerja sama dengan penegak hukum serta pemerintah daerah dan pusat dalam menjaga sumber daya alam negara.

Prabowo menyampaikan pernyataannya dalam amanat upacara peringatan HUT TNI ke-80 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada hari Ahad, 5 Oktober 2025. Menurutnya, kekayaan alam Indonesia sangat besar dan selama ratusan tahun telah dikeruk oleh kekuatan asing yang menginvasi. Bahkan sampai saat ini, masih banyak kekayaan Indonesia yang dicuri dan diselundupkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“TNI harus tanggap, TNI harus membantu penegak hukum, TNI harus membantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk menjaga kekayaan kita, sumber daya alam kita,” ujarnya dalam amanat tersebut.

Menurut Prabowo, Indonesia harus mampu menyelamatkan kekayaannya sendiri agar dapat menghilangkan kemiskinan. Ia menekankan bahwa kekayaan alam ini penting agar Indonesia menjadi bangsa yang maju, modern, adil, dan makmur sesuai dengan cita-cita kebangsaan.

Selain itu, Prabowo juga memberikan pesan kepada Panglima TNI dan para kepala staf setiap matra untuk lebih mempertimbangkan prestasi daripada senioritas dalam seleksi kepemimpinan di TNI. “Saya memberi izin kepada panglima TNI dan kepala staf dalam rangka seleksi kepemimpinan tidak perlu terlalu memperhitungkan senioritas, yang penting prestasi, pengabdian, dan cinta tanah air,” kata dia.

Prabowo menegaskan bahwa tugas yang dibebankan kepada TNI tidak ringan, sehingga TNI memerlukan kepemimpinan yang terbaik. “Saya atas nama negara, bangsa, dan rakyat, saya ingatkan semua unsur pimpinan TNI dari setiap eselon dan tingkatan, harus selalu membina diri dan harus selalu memberi contoh,” katanya.

Kepala negara menekankan bahwa kepemimpinan di TNI harus memberikan keteladanan atau Ing Ngarso Sung Tulodo, yakni harus memberi contoh di depan. Ia mengingatkan bahwa tidak ada tempat bagi pemimpin-pemimpin yang tidak kompeten, tidak profesional, dan tidak mengerti tugasnya.

“Panglima TNI dan kepala staf terus menerus saya perintahkan menilai pemimpin-pemimpin yang ada di TNI. Prajurit kita berhak dan menuntut kepemimpinan yang terbaik, kepemimpinan yang terbaik,” ujarnya.

Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Monas hari ini. Ia hadir bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih serta mantan presiden dan wakil presiden. Puluhan ribu prajurit TNI dari tiga matra dan ratusan alutsista terlibat dalam gelaran acara tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini