Beranda Nasional Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani

Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani

0
320

Jakarta, Reformasi.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Keputusan ini memunculkan kejutan di kalangan publik, mengingat latar belakang Purbaya lebih banyak berkaitan dengan penelitian dan kebijakan ekonomi, bukan pada pengelolaan fiskal secara langsung.

Sejak 2020, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/M Tahun 2020. Dalam kapasitas tersebut, ia kerap tampil di berbagai forum strategis mengenai stabilitas sektor keuangan, khususnya saat pandemi Covid-19 mengguncang perekonomian nasional dan global.

Purbaya mengawali pendidikan tinggi di bidang Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia kemudian melanjutkan studi ke Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Master of Science dan doktor di bidang Ilmu Ekonomi. Universitas ini dikenal sebagai salah satu institusi yang banyak melahirkan ekonom berpengaruh dunia.

Karier profesionalnya cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Chief Economist Danareksa, Direktur Utama Danareksa Securities, serta anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero). Selain itu, ia juga berpengalaman di pemerintahan, antara lain sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi di Kantor Staf Presiden, hingga Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Maritim dan Investasi.

Kendati demikian, kapasitasnya dalam mengelola fiskal negara masih dipertanyakan sejumlah pihak. Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Fadhil Hasan, menilai Purbaya memang seorang ekonom yang kompeten, tetapi belum memiliki pengalaman langsung mengurus kebijakan fiskal. “Purbaya ekonom yang baik dan paham persoalan, namun belum pernah terjun langsung mengelola fiskal dan ekonomi secara keseluruhan. Bisa dikatakan bukan pilihan terbaik, masih ada figur lain yang lebih berpengalaman, misalnya Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara,” ujarnya.

Menjelang pelantikan, Purbaya tampak tenang dan sederhana. Ia hadir di Istana Kepresidenan dengan jas serta dasi biru, didampingi keluarga. Saat ditanya mengenai kesiapannya, ia hanya menjawab singkat, “Siap lah, nggak pernah nggak siap.” Ia mengaku datang setelah mendapat telepon dari rekannya dan Letkol Teddy, tanpa mengetahui agenda pasti. “Saya LPS, mungkin mau bicara soal ekonomi,” katanya.

Masa jabatannya di LPS sejatinya akan berakhir pada September ini. Ketika ditanya mengenai kemungkinan perpanjangan, ia menjawab singkat, “Saya nggak tahu.” Namun, arah penugasan jelas mengarah pada kursi Menteri Keuangan.

Dengan rekam jejak panjang di bidang ekonomi, riset, dan kebijakan publik, Purbaya kini menghadapi tantangan berat sebagai bendahara negara. Kondisi fiskal yang penuh tekanan serta dinamika global yang terus bergerak akan menjadi ujian besar bagi pendekatan baru yang dibawanya di masa transisi pemerintahan Presiden Prabowo.

Profil Lengkap Purbaya Yudhi Sadewa

Nama: Purbaya Yudhi Sadewa
Tempat & Tanggal Lahir: Bogor, 7 Juli 1964

Pendidikan

  • Sarjana Teknik Elektro – Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Master of Science (M.Sc.) Ilmu Ekonomi – Purdue University, Indiana, Amerika Serikat
  • Doktor (Ph.D.) Ilmu Ekonomi – Purdue University, Indiana, Amerika Serikat

Karier Profesional

  1. Field Engineer, Schlumberger Overseas SA (1989–1994)
  2. Senior Economist, Danareksa Research Institute (2000–2005)
  3. Chief Economist, Danareksa Research Institute (2005–2013)
  4. Direktur Utama, Danareksa Securities (2006–2008)
  5. Anggota Direksi, PT Danareksa (Persero) (2013–2015)

Karier Pemerintahan & Kebijakan

  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010–2014)
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014)
  • Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden (2015)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (2015–2016)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (2016–2018)
  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Maritim dan Investasi (2018–2020)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Kadin dan Economic Forum (2015–sekarang)
  • Gubernur OPEC dari Indonesia (2016)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • Ketua Dewan Komisioner LPS (2020–2025)
  • Menjaga stabilitas sistem perbankan dan aktif dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)
  • Berperan penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap perbankan selama pandemi Covid-19

Menteri Keuangan Republik Indonesia

  • Resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto
  • Menggantikan Sri Mulyani Indrawati
  • Membawa latar belakang akademik dan teknokrat untuk menghadapi tantangan fiskal dan dinamika ekonomi global

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini