Beranda Berita PSIS Semarang Terhindar dari Zona Degradasi, Tersisa 3 Laga Berat

PSIS Semarang Terhindar dari Zona Degradasi, Tersisa 3 Laga Berat

0
3

PSIS Semarang Makin Jauh dari Zona Degradasi

PSIS Semarang semakin menjauhi zona degradasi setelah Persiba Balikpapan kalah telak 3-0 dari Kendal Tornado FC. Hasil ini memperlebar jarak antara kedua tim dalam klasemen Grup Timur Championship 2025/2026. Persiba Balikpapan yang sebelumnya berada di peringkat sembilan kini mengantongi 17 poin, sementara PSIS Semarang yang berada di peringkat delapan memiliki 20 poin.

Pertandingan antara Persiba dan Kendal Tornado FC berlangsung di Stadion Sriwedari Solo pada Minggu (12/4/2026). Hasil ini menjadi angin segar bagi PSIS Semarang karena membuat mereka lebih jauh dari ancaman degradasi. Sebelumnya, PSIS Semarang berhasil meraih satu poin tambahan setelah bermain imbang 3-3 melawan Persiku Kudus pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Meskipun kini memiliki keunggulan poin, situasi kedua tim masih bisa berubah karena masing-masing masih memiliki tiga pertandingan yang harus dimainkan. Dengan jumlah pertandingan yang tersisa, peluang untuk saling mengejar poin tetap terbuka.

Tiga Pertandingan Berat yang Menanti

Baik PSIS Semarang maupun Persiba Balikpapan akan menghadapi tiga pertandingan berat di sisa kompetisi. Kedua tim akan bertemu dengan beberapa lawan kuat yang berada di papan atas klasemen.

Untuk PSIS Semarang, tiga pertandingan yang menanti adalah melawan Persipura Jayapura (peringkat tiga), Kendal Tornado (peringkat empat), dan PSS Sleman (peringkat pertama). Sementara itu, Persiba Balikpapan akan menghadapi Barito Putera (peringkat dua), PSS Sleman (peringkat pertama), dan Deltras Sidoarjo (peringkat enam).

Ketiga pertandingan ini dipastikan akan sangat menantang, namun baik PSIS maupun Persiba tidak akan menyerah. Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi, menyatakan bahwa timnya akan fokus pada laga-laga sisa untuk mempertahankan posisinya di kompetisi Championship.

“Yang paling penting bagi kami setelah ini, harus fokus untuk mendapatkan poin lagi di sisa pertandingan,” ujar Andri seusai laga melawan Persiku Kudus, Sabtu malam.

Strategi dan Target Tim

Dalam persiapan menghadapi pertandingan-pertandingan berat, PSIS Semarang terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi. Pelatih Andri Ramawi menekankan pentingnya konsistensi dalam performa agar dapat meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.

Sementara itu, Persiba Balikpapan juga harus siap menghadapi tantangan besar. Meski kalah dari Kendal Tornado FC, mereka masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, dengan lawan-lawan yang kuat, Persiba harus lebih waspada dan meningkatkan performa mereka.

Kedua tim punya target yang sama, yaitu bertahan di Championship 2025/2026. Dengan ketiga pertandingan yang tersisa, jalannya kompetisi akan sangat menentukan apakah PSIS atau Persiba akan mampu mencapai target tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini