Rieke Laporkan Jalan Rusak di Cikidang ke Dedi Mulyadi, Gubernur Minta Ceu Iroh Periksa Ini

0
290

Laporan Jalan Rusak di Cikidang ke Gubernur Jawa Barat

Rieke Diah Pitaloka, seorang politikus yang juga pernah dikenal sebagai mantan pemain sinetron Bajaj Bajuri, melaporkan kondisi jalan rusak di Kecamatan Cikidang, Sukabumi, kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Laporan ini dilakukan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (14/10/2025).

Dalam unggahannya, Rieke menulis pesan singkat kepada Dedi Mulyadi dengan menyebutkan nama panggilan “Kang Dediii” dan meminta agar jalan Pasir Langkap di wilayah tersebut segera diperbaiki.


Kang Dedi..tolong Kang Dediii @dedimulyadi71 Perbaiki jalan Pasir Langkap, Kecamatan Cikidang, Sukabumi
,” tulis Rieke.

Dalam video yang diunggahnya, terlihat jalan tanah yang berbatu dan sulit untuk dilewati. Rieke mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sangat mengganggu masyarakat setempat, khususnya jika dilihat dari sisi keamanan. Ia juga meminta Dedi Mulyadi untuk mengevaluasi situasi tersebut.

“Assalamualaikum Kang Dedi, saya Nyi Iroh warga Cikidang di Sukabumi. Nah ini jalan kayak gini Kang Dedi, Jalan Pasir Langkap Kang Dedi. Tolong dibantu, Kang Dedi. Kasihan warga, Kang Dedi,” ucap Rieke Diah Pitaloka.

Selain itu, Rieke juga menjelaskan bahwa kunjungannya ke Sukabumi ini bertepatan dengan masa reses anggota DPR RI. Masa reses adalah waktu di mana anggota legislatif melakukan kegiatan di luar masa sidang, biasanya di daerah pemilihan mereka.

Tagar #JusticeForCikidang dan Tindakan Lanjutan

Rieke kemudian menaikkan tagar #JusticeForCikidang dalam unggahannya. Selain meminta bantuan dari Dedi Mulyadi, ia juga menyinggung Bupati Sukabumi Asep Japar untuk turut campur dalam penanganan masalah jalan tersebut.

“Kang Dedi harus (membantu) ya, tolong Pak Bupati-nya juga di Pasir Langkap, Kecamatan Cikidang,” ucap Rieke.

Perempuan satu ini juga mengkhawatirkan kondisi masyarakat setempat, terutama jika warga melewati jalan tersebut pada malam hari. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bisa membahayakan keselamatan warga.

“Kebayang tidak kalau malam hari, nih kayak gini nih jalannya, bahaya banget,” lanjutnya.

Tanggapan Gubernur Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan tanggapan atas keluhan Rieke. Melalui akun Instagramnya, ia berkelakar tentang nama “Iroh” yang disebutkan oleh Rieke. Ia mengatakan bahwa nama tersebut cukup unik di Sukabumi.

“Buat Neng Iroh, itu apa-apaan Neng di Sukabumi panas-panasan,” ucap Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi, Sukabumi sering mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk dalam hal infrastruktur seperti jalan dan bangunan rumah. Ia meminta Rieke untuk mengecek status jalan yang sedang dia lewati.

“Sukabumi itu kabupaten yang sering sekali dibantu oleh provinsi, dari mulai jalan, bangunan rumah, masyarakat yang bermasalah,” ungkap Dedi Mulyadi.

Ia juga menanyakan apakah jalan di Cikidang tersebut termasuk jalan kabupaten atau provinsi. Dari pengamatan Dedi, jalan tersebut tampak seperti jalan milik Perhutani.

“Itu jalan (di) Cikidang, masuknya jalan apa? Jalan kabupaten apa jalan provinsi? Perasaan itu jalan kabupaten, kelihatannya tanah Perhutani,” tambahnya.

Koordinasi dengan Pemerintah Setempat

Sementara itu, belum ada respons langsung dari Bupati Sukabumi Asep Japar terkait laporan Rieke Diah Pitaloka. Namun, Dedi Mulyadi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pemerintahan setempat untuk segera mendapatkan prioritas dalam penanganan jalan tersebut.

“Ya, nanti kita koordinasi sama bupatinya untuk segera mendapatkan prioritas, Eceu. Sing cageur (re: yang sehat) Eceu, Neng, ya,” kata Dedi Mulyadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini