Rumah Sakit Ramela Jayapura Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Ibu dan Anak
RS Ramela Jayapura, yang telah meraih Akreditasi Paripurna, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya bagi ibu dan anak. Dengan komitmen kuat, rumah sakit ini berusaha menjadi pusat rujukan utama di wilayah Muara Tami hingga Kota Jayapura.
Komitmen Direktur RS Ramela
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Ramela, Fredriks Y. Hisage, menegaskan bahwa rumah sakit ini fokus pada peningkatan mutu layanan. Selama delapan bulan menjabat, ia menyatakan bahwa pelayanan di RS Ramela telah sesuai dengan standar rumah sakit Tipe D. Bahkan, rumah sakit ini telah meraih akreditasi paripurna sebagai bukti peningkatan kualitas baik dari sisi SDM maupun sarana dan prasarana.
Fredriks mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana agar pelayanan bisa maksimal dan sesuai standar. Saat ini, RS Ramela sedang mengembangkan bangunan baru khusus untuk layanan kesehatan ibu dan anak, termasuk ruang perawatan bayi.
Kendala Pemotongan Anggaran dan Kekurangan Alat
Meski memiliki visi yang jelas, RS Ramela masih menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah pemotongan anggaran yang berdampak pada keterbatasan alat vital. Fredriks menyebutkan bahwa saat ini rumah sakit masih memerlukan sejumlah alat kesehatan seperti ventilator, monitor pasien, serta peralatan pendukung operasi.
Namun, pihak rumah sakit mendapatkan bantuan hibah alat sterilisasi dari TP3KB untuk mendukung prosedur operasi, terutama bagi ibu yang menjalani sterilisasi. Meskipun demikian, Fredriks berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus mengalir, terutama dalam hal penambahan anggaran untuk melengkapi fasilitas yang masih kurang.
“Tahun 2025 kami mendapat anggaran sekitar Rp26 miliar, namun dengan efisiensi turun menjadi Rp16 miliar. Padahal, jumlah pasien terus meningkat setiap tahun, bahkan mencapai lebih dari seribu kunjungan per bulan,” ujarnya.
Fokus pada Pengembangan Kompetensi Tenaga Medis
Selain peningkatan fasilitas, RS Ramela juga fokus pada pengembangan kompetensi tenaga medis dan perawat. Program pelatihan rutin digelar untuk memastikan kualitas pelayanan di ruang intensif maupun rawat inap terus meningkat.
“Kami siapkan pelatihan bagi perawat agar kompetensinya meningkat, khususnya dalam pelayanan keperawatan di ruang intensif,” tambah Fredriks.
Layanan Terbaik untuk Semua Pasien
Meski menghadapi keterbatasan, RS Ramela tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Bahkan, rumah sakit ini tetap melayani pasien tanpa jaminan kesehatan melalui kebijakan jaminan langsung dari pihak rumah sakit.
“Kalau pasien datang tanpa jaminan, kami tetap layani. Saya bertanggung jawab sebagai direktur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tegas Fredriks.
Harapan Masa Depan
Dengan berbagai langkah perbaikan yang tengah dilakukan, Fredriks berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan alat kesehatan maupun tambahan anggaran, agar RS Ramela benar-benar menjadi rumah sakit andalan masyarakat Papua, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.



