Surabaya, Reformasi.co.id – Bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.), yang dikenal luas sebagai tanaman herbal, menyimpan segudang khasiat bagi kesehatan.
Mudah dibudidayakan dan kaya kandungan bioaktif seperti vitamin, mineral, polifenol, dan flavonoid, rosela telah menjadi pilihan alami dalam pengobatan tradisional maupun modern.
Terbaru, manfaat rosela kembali mencuri perhatian dunia ilmiah lewat riset yang mengungkap potensinya dalam regenerasi jaringan tulang.
Penelitian FKG Unair Ungkap Manfaat Rosela
Sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga mengangkat manfaat rosela sebagai bahan alami untuk rekayasa jaringan tulang.
Penelitian ini menjadi yang pertama di Indonesia yang mengkaji pengaruh ekstrak kelopak rosela terhadap sel osteoblas, yaitu sel yang bertanggung jawab membentuk dan memperbaiki jaringan tulang.
Hasil studi menunjukkan bahwa ekstrak etanol kelopak rosela mengandung berbagai senyawa aktif seperti alkaloid, saponin, flavonoid, fenol, dan tanin.
Di antara kandungan tersebut, flavonoid menjadi senyawa dominan yang diketahui memiliki kemampuan untuk meningkatkan aktivitas osteoblas, menghambat osteoklas (perusak tulang), serta mencegah pengeroposan tulang.
Selain itu, polifenol dalam rosela terbukti memainkan peran penting dalam proses regenerasi tulang dengan mengatur jalur pensinyalan osteogenik.
Kandungan ini bekerja langsung pada sel punca, osteoblas, dan osteoklas, sehingga mempercepat proses pembentukan tulang baru.
Rosela dan Proses Autophagy Sel Tulang
Penelitian juga menunjukkan bahwa manfaat rosela tidak hanya sebatas pada pembentukan tulang, melainkan juga memengaruhi proses autophagy—mekanisme tubuh dalam membersihkan sel yang rusak.
Fenol dalam ekstrak rosela merangsang autophagy pada osteoblas, memperkuat aktivitas pembentukan tulang. Sebaliknya, senyawa ini menekan autophagy pada osteoklas, sehingga memperlambat kerusakan tulang yang disebabkan oleh sel tersebut.
Secara keseluruhan, riset ini mengonfirmasi bahwa ekstrak rosela tidak bersifat toksik terhadap osteoblas dan justru mendukung proses osteogenesis. Fakta ini memperkuat bukti ilmiah mengenai manfaat rosela dalam mendukung kesehatan tulang dan rekayasa jaringan.
Manfaat Rosela Lainnya yang Terbukti Secara Ilmiah
Selain potensinya dalam bidang medis regeneratif, manfaat rosela telah lama dikenal dalam berbagai aspek kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat utama bunga rosela yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian:
- Kaya Antioksidan
Rosela mengandung flavonoid, anthocyanin, dan asam askorbat yang membantu menangkal radikal bebas, memperlambat penuaan, dan melindungi sel-sel tubuh. - Menurunkan Tekanan Darah
Konsumsi teh rosela terbukti mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, berkat sifat diuretik alaminya. - Menurunkan Kolesterol
Manfaat rosela lainnya adalah membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. - Mendukung Program Diet
Senyawa dalam rosela menghambat produksi amilase, enzim yang mengubah pati menjadi gula. Ini membantu mengontrol nafsu makan dan kadar gula darah. - Menjaga Kesehatan Hati
Rosela memiliki sifat hepatoprotektif yang melindungi hati dari kerusakan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. - Bersifat Anti-inflamasi dan Antibakteri
Sifat anti-inflamasi dan antibakteri pada rosela membantu mengurangi peradangan dan melawan infeksi secara alami. - Sumber Vitamin C
Kandungan vitamin C dalam rosela mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penyerapan zat besi.