Beranda Berita Wakapolri Resmikan Menara EWS di Pululera, Jaminan Keselamatan Saat Status AWAS Lewotobi

Wakapolri Resmikan Menara EWS di Pululera, Jaminan Keselamatan Saat Status AWAS Lewotobi

0
77

Peresmian Tower EWS di Pululera, Bentuk Keberadaan Negara dalam Perlindungan Masyarakat

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo meresmikan Alat Peringatan Dini Tower Early Warning System (EWS) di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, pada Sabtu, 29 November 2025. Ia tiba di Pululera sekitar pukul 10.30 WITA bersama rombongan pejabat dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah konkret negara dalam memperkuat perlindungan masyarakat yang hidup di bawah ancaman erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa adat setempat. Prosesi diawali dengan sapaan adat, diikuti penyuguhan sirih-pinang, tembakau koli, serta moke sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara. Acara adat ditutup dengan pengalungan selempang sebagai simbol penerimaan resmi oleh tokoh dan warga Pululera.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan, pembangunan Tower EWS merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat.

“Ini wujud komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam. Tujuannya jelas, menekan risiko keselamatan,” tegasnya.

Fungsi Penting EWS

Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Status Level IV (Awas), sehingga keberadaan EWS menjadi instrumen vital. Tower EWS Pululera berfungsi sebagai jalur komunikasi darurat yang terhubung dengan Pos Pengamat Gunung Lewotobi. Yang dimaksud “terhubung langsung” bukan bahwa alat ini berbunyi otomatis, tetapi akan diaktifkan setelah petugas pos menilai kondisi sudah darurat dan memberi instruksi. Dengan demikian, sirene hanya dibunyikan pada situasi yang benar-benar diperlukan.

Apresiasi Pemerintah Desa



Kepala Desa Pululera, Paulus Sony Sang Tukan, menyampaikan apresiasi atas perhatian negara terhadap warga yang tinggal di kawasan rawan erupsi. “Peresmian EWS ini menunjukkan kepedulian negara melalui Polri pada keselamatan warga Pululera. Kami sangat terbantu, alat ini menjadi harapan baru bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, EWS akan memperkuat kesiapsiagaan warga dan meningkatkan koordinasi antarinstansi saat situasi darurat.

Perlindungan Warga Jadi Prioritas

Dengan beroperasinya Tower EWS ini, masyarakat Pululera dan wilayah sekitar kini memiliki instrumen penting untuk memperkuat mitigasi menghadapi potensi erupsi. Sistem peringatan dini ini diharapkan mampu mempercepat respons warga sekaligus meningkatkan koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan lembaga kebencanaan.

Tower EWS di kaki Gunung Lewotobi Laki-laki bukan sekadar fasilitas teknis, tetapi menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan keselamatan warga di daerah rawan bencana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini