Wali Kota Eri Cahyadi Marah! Pencuri Lampu di Wisata Kota Lama Surabaya Harus Dihukum: Ini Uang Negara

0
230

Tindakan Tegas Wali Kota Surabaya terhadap Pencurian Fasilitas Publik

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi kasus pencurian fasilitas publik di kawasan Kota Lama. Setelah pelaku ditangkap oleh pihak berwajib, ia meminta agar para pelaku diberikan hukuman yang tegas untuk memberi efek jera.

Eri Cahyadi menegaskan bahwa setiap aksi perusakan atau pencurian fasilitas kota yang dibangun dari uang rakyat merupakan kerugian besar bagi warga Surabaya dan harus ditindak tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang merusak fasilitas umum yang dibangun menggunakan uang negara, harus dicari, ditemukan, dan diberikan pelajaran. Tidak boleh dilepaskan begitu saja,” tegas Wali Kota Eri Cahyadi.

Aset di Wisara Kota Lama Adalah Uang Rakyat

Secara khusus, Eri Cahyadi menekankan pentingnya menjaga aset vital kota ini. Fasilitas seperti lampu hias, kabel, dan infrastruktur lain di Kota Lama didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang sumbernya murni dari dana masyarakat Surabaya.

“Ini adalah uang negara yang harus kita jaga. Kita membangun Surabaya dengan dana dari rakyat. Karena itu, ketika ada yang merusak atau mencuri, mereka sama saja merampas hak warga,” lanjut dia menegaskan.

Pencurian Kabel di Gorong-gorong

Eri juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada warga Surabaya yang proaktif memberikan laporan dan informasi, sehingga pelaku pencurian dapat segera ditangkap.

Partisipasi aktif masyarakat ini dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga Kota Pahlawan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ancaman terhadap aset kota belum sepenuhnya hilang, seperti adanya kasus pencurian kabel lampu yang tersembunyi di dalam gorong-gorong.

“Mari kita terus menjaga kota ini, karena masih ada kasus seperti hilangnya kabel lampu di dalam gorong-gorong. Kita harus terus gaungkan kesadaran ini agar warga Surabaya terus menjaga kotanya,” serunya.

Pengawasan di Kota Lama

Terkait sistem pengawasan, Wali Kota Eri memastikan bahwa sistem CCTV Pemkot Surabaya sudah memadai. Namun, kasus pencurian kabel di bawah tanah memang memerlukan kewaspadaan dan pengawasan ekstra.

“Saya harap semangat menjaga kota ini terus menyala. Kita harus bersatu melawan segala bentuk pengrusakan terhadap aset publik,” pungkas Eri Cahyadi.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Berikut beberapa langkah yang telah diambil oleh pemerintah kota Surabaya dalam menghadapi kasus pencurian fasilitas publik:

  • Peningkatan Sistem Pengawasan

    Pemkot Surabaya sedang melakukan peningkatan pada sistem pengawasan, termasuk pemasangan CCTV di area-area yang rawan. Hal ini bertujuan untuk memantau aktivitas yang tidak wajar dan mencegah tindakan ilegal.

  • Koordinasi dengan Masyarakat

    Pemerintah kota bekerja sama dengan warga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga aset publik. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan bisa membantu mengidentifikasi dan melaporkan kejadian-kejadian yang mencurigakan.

  • Penegakan Hukum yang Tegas

    Pelaku pencurian dan perusakan fasilitas publik akan dihadapkan pada proses hukum yang tegas. Tujuannya adalah untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

  • Peningkatan Edukasi

    Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas publik. Edukasi ini dilakukan melalui berbagai media dan kampanye yang diselenggarakan secara rutin.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Kota

Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kebersihan kota. Dengan kesadaran yang tinggi, warga bisa menjadi mata dan telinga bagi pemerintah dalam mengidentifikasi tindakan-tindakan yang merusak aset kota.



Dalam upaya menjaga kota, warga Surabaya diminta untuk tetap waspada dan aktif melaporkan kejadian-kejadian yang mencurigakan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Surabaya tetap aman dan nyaman untuk semua warga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini