Beranda Berita Yamaha Cinta Pemuda, Edukasi Keselamatan Berkendara di Sekolah Menengah

Yamaha Cinta Pemuda, Edukasi Keselamatan Berkendara di Sekolah Menengah

0
85



Yamaha Riding Academy (YRA) kembali menunjukkan komitmen mereka dalam memperhatikan generasi muda Indonesia. Dalam rangkaian acara Yamaha Youth Community (Y2C), YRA melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada pelajar SMA. Acara ini sudah diadakan sejak Oktober 2025 lalu dan kini memasuki tahapan Regional Stage.

Tujuan dari acara ini tidak hanya sebagai ajang mencari bakat siswa-siswi SMA, tetapi juga memiliki misi penting yaitu memberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara. Dengan demikian, para anak muda bisa tumbuh dengan mindset yang bertanggung jawab dan beretika saat berkendara di jalan raya.

“Selain terus memberikan edukasi kepada berbagai instansi atau perusahaan, kami juga fokus pada pentingnya menciptakan budaya keselamatan berkendara bagi seluruh masyarakat, khususnya kalangan anak muda,” ujar Muhammad Arief, Trainer Yamaha Riding Academy, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam siaran resminya, (24/11/25).



Aktivitas Safety Riding Education ini sangat disambut positif oleh para siswa SMA. Antusiasme mereka terlihat dari fokus mereka dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh instruktur YRA. Siswa-siswi mendapatkan edukasi mulai dari hal dasar hingga teknik-teknik penting saat berkendara. Untuk membantu siswa memahami teori yang diberikan, instruktur langsung melakukan simulasi dan mempraktikkannya menggunakan Yamaha Fazzio Hybrid.

Beberapa materi dasar yang diajarkan antara lain:



Menanamkan prinsip safety mindset yang mencakup pengenalan dan pematuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Penggunaan alat keselamatan seperti helm, jaket, dan sepatu.

* Mengutamakan keselamatan saat berkendara, seperti menjaga fokus dan jarak aman.

Selain itu, ada beberapa teknik penting sebelum berkendara yang sering kali dilewatkan oleh pengendara. Contohnya adalah teknik saat naik dan turun motor, mengoperasikan standar tengah, serta melihat ke belakang terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi sekitar sebelum berangkat.



Fasilitas test ride menggunakan Yamaha Fazzio Hybrid memberikan kesempatan bagi para siswa untuk merasakan langsung teknologi Blue Core Hybrid 125cc yang tersemat pada skutik tersebut. Selain itu, fasilitas ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mempraktikkan teori yang telah diajarkan instruktur. Misalnya, posisi berkendara seperti posisi tangan di handle, posisi duduk, dan posisi kaki yang direkomendasikan agar tetap dalam kondisi rileks.

Di samping itu, peserta juga menunjukkan kemampuan mereka dalam teknik dasar berkendara melalui rintangan yang dibuat menggunakan cone. Rintangan ini digunakan untuk menerapkan teknik pengereman, keseimbangan, hingga berbelok yang telah diajarkan selama sesi Safety Riding Education.

Salah satu peserta dari SMA Negeri 22 Bandung, Raffi (17), mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang langsung diterapkan dalam sesi praktik. “Biasanya saya naik motor asal jalan saja, yang penting sampai. Tapi setelah ikut Safety Riding Education di acara Y2C, saya sadar bahwa hal-hal kecil seperti posisi duduk, pengereman efektif, atau melihat kondisi sekitar itu sangat penting saat berkendara,” kata Raffi.

“Saat sesi praktik, saya mencoba teknik pengereman yang diajarkan instruktur, dan rasanya beda sekali karena motor lebih stabil dan saya jadi lebih percaya diri,” tambahnya.

Aktivitas Safety Riding Education ini dilakukan secara berkala oleh Yamaha Indonesia. Sebelumnya, YRA telah bekerja sama dengan PT Bosch pada akhir bulan lalu (31/10 – 1/11) dan beberapa perusahaan lain seperti PT Busan Auto Finance (BAF), PT Garuda Food Indonesia, PT Sari Roti, PT Mayora Indah, dan beberapa perusahaan nasional maupun multinasional lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini