Beranda Berita 7.259 Warga Sulbar Jomblo hingga 2025, 950 Pasangan Pilih Nikah di Juni

7.259 Warga Sulbar Jomblo hingga 2025, 950 Pasangan Pilih Nikah di Juni

0
28

Tren Peningkatan Pernikahan di Sulawesi Barat

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat adanya tren peningkatan jumlah pernikahan sepanjang tahun 2025. Diperkirakan, angka pernikahan akan mencapai 7.618 peristiwa, meningkat sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatatkan 7.032 peristiwa.

Program “Gas Pencatatan” yang dicanangkan oleh Menteri Agama menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk meresmikan ikatan pernikahan secara resmi melalui sistem administratif. Program ini dinilai berhasil mendorong warga, termasuk mereka yang sebelumnya enggan menikah secara formal atau melakukan pernikahan siri, untuk mendaftarkan diri ke Kantor Urusan Agama (KUA).

Ketua Tim Kepenghuluan Kanwil Kemenag Sulbar, H. Syamsumarlin, menjelaskan bahwa berdasarkan data hingga November 2025, tercatat sebanyak 7.259 peristiwa nikah di Sulbar. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun. Ia mengungkapkan:

“Jika melihat tren tahun lalu, rata-rata pernikahan di bulan Desember mencapai 350 hingga 400 peristiwa. Kami memperkirakan total hingga akhir tahun nanti bisa mencapai 7.618 peristiwa nikah.”

Dari data yang telah direkapitulasi, Polewali Mandar menjadi wilayah dengan aktivitas pernikahan tertinggi di Sulbar. Meskipun terdapat fluktuasi yang cukup tajam setiap bulannya, terdapat satu waktu di mana angka pernikahan melonjak drastis. Puncak pernikahan di Sulawesi Barat terjadi pada bulan Juni dengan total 950 peristiwa. Angka ini disusul oleh bulan April (828 peristiwa) dan bulan Februari (792 peristiwa). Sebaliknya, angka pernikahan terendah berada pada bulan Maret yang hanya mencatatkan 136 peristiwa. Hal ini diduga karena bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan, di mana masyarakat biasanya menghindari penyelenggaraan pesta pernikahan.

Daftar Jumlah Pernikahan di 6 Kabupaten

Berikut adalah rincian jumlah peristiwa nikah di enam kabupaten di Sulawesi Barat:

  • Polewali Mandar: 3.079 peristiwa
  • Mamuju: 1.217 peristiwa
  • Majene: 1.170 peristiwa
  • Pasangkayu: 873 peristiwa
  • Mamuju Tengah: 747 peristiwa
  • Mamasa: 173 peristiwa

Upaya Menekan Pernikahan Dini dan Siri

Meski angka pernikahan secara total naik, Kemenag Sulbar mengklaim berhasil menekan angka pernikahan dini dan pernikahan siri. Pengawasan ketat oleh para penghulu serta sosialisasi terkait pencegahan stunting menjadi kunci dari upaya ini.

Syamsumarlin menegaskan bahwa pihaknya fokus pada pengawasan dan memberikan penindakan tegas kepada oknum yang mencoba meloloskan pernikahan di bawah umur atau tidak tercatat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pernikahan yang dilakukan berkualitas dan sah secara hukum.

Strategi dan Kebijakan yang Dilakukan

Program “Gas Pencatatan” menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah pernikahan siri dan pernikahan dini yang sering kali tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Selain itu, Kemenag Sulbar juga aktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dari pernikahan yang sah secara administratif. Hal ini tidak hanya memberikan perlindungan hukum bagi pasangan yang menikah, tetapi juga memberikan akses terhadap hak-hak hukum yang lebih jelas.

Kedepannya

Kemenag Sulbar terus berkomitmen untuk memastikan bahwa semua pernikahan yang tercatat di wilayahnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan kampanye yang terus-menerus, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memilih jalan pernikahan yang lebih aman dan legal.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini