Beranda News Anggota Polsek Baturiti Jambret Wanita di Buleleng, Korban Luka

Anggota Polsek Baturiti Jambret Wanita di Buleleng, Korban Luka

0
114

Oknum Polisi di Bali Ditangkap Warga Saat Lakukan Pencurian

Buleleng, Indonesia – Seorang oknum anggota kepolisian dari Polsek Baturiti, Tabanan, berinisial IWS, 51 tahun, ditangkap oleh warga setempat saat melakukan aksi jambret terhadap seorang wanita di Desa Pancasari, Sukadasa, Buleleng. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (30/9) sekitar pukul 13.00 WITA.

Aksi tidak terpuji ini terjadi di Jalan Banjar Giri Loka, Dinas Lalang Linggah, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. Bintara senior Polri ini nekat menjambret kalung emas yang sedang dipakai oleh Ni Kadek Suartini, 50 tahun, seorang warga setempat.

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku awalnya melihat korban menggunakan kalung emas di lehernya. Tanpa ragu, ia langsung melakukan aksinya dengan memaksa mengambil kalung tersebut lalu memukul korban menggunakan tongkat berwarna hitam. Akibat perbuatan itu, korban berteriak meminta tolong.

Karena merasa panik, pelaku kabur dengan membawa kalung emas tersebut dan mengendarai sepeda motornya. Namun, aksinya tidak berlangsung lama karena warga sekitar langsung mengejar pelaku. Dalam kepanikan, pelaku menabrak mobil putih yang sedang melintas di jalan, sehingga membuatnya terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

“Terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga yang ada di sekitar TKP,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui bahwa tindakan yang dilakukannya disebabkan oleh faktor ekonomi. Meskipun demikian, kejadian ini menyebabkan kerugian materiil senilai Rp15 juta dan membuat korban mengalami luka-luka.

Polres Buleleng telah berkoordinasi dengan Bidpropam Polda Bali dan Polres Tabanan, mengingat pelaku merupakan anggota Polri aktif. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Revo DK 5797 UG, sebuah tongkat T, kalung emas, serta pakaian yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksi jambret tersebut.

Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat dan menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian. Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi siapa pun yang berani melakukan tindakan kriminal, terlebih jika pelaku adalah anggota institusi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi seluruh anggota polisi untuk tetap menjaga etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Apabila ada anggota yang terlibat dalam tindakan ilegal, maka akan segera diambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini