Thursday, May 23, 2024
DaerahBupati Nina Perintahkan Dinas PUPR Segera Bereskan Sampah yang Sumbat Aliran Cimanuk

Bupati Nina Perintahkan Dinas PUPR Segera Bereskan Sampah yang Sumbat Aliran Cimanuk

Indramayu – Kenaikan debit air Sungai Cimanuk telah membangkitkan kekhawatiran di kalangan warga yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Cimanuk, menyusul laporan tentang banjir yang meluap ke beberapa permukiman di desa-desa setempat.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, merespons situasi tersebut dengan mengunjungi Pintu Air Bojongsari, yang kondisinya ditemukan sangat memprihatinkan karena rendah dan tersumbat oleh sampah, pada Senin (12/2/2024) sore.

Selama peninjauan, Bupati Indramayu menemukan bahwa penyumbatan aliran air di Pintu Air Bojongsari disebabkan oleh tumpukan sampah. Penyumbatan ini diperparah oleh peningkatan debit air akibat tambahan aliran dari hulu dan pembagian air dari Bendung Karet Bangkir yang mengalir ke Cimanuk lama di kota Indramayu.

Menghadapi kondisi darurat ini, Bupati Indramayu memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengerahkan alat berat berupa eskavator untuk membersihkan tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

Bupati juga merencanakan pengangkatan dan pembangunan kembali jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bojongsari dengan Desa Terusan agar memiliki ketinggian yang lebih aman.

“Kita harus bertindak cepat untuk menanggulangi masalah ini. Alat berat akan kita kerahkan hari ini juga untuk membersihkan sampah dan memastikan air dapat mengalir lancar ke muara,” ungkap Nina.

Kepala Dinas PUPR yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, menambahkan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan di wilayah-wilayah yang terletak di sepanjang aliran Sungai Cimanuk.

Daerah-daerah tersebut meliputi Kecamatan Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Widasari, Lohbener, Sindang, Indramayu, dan Pasekan.

Sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan, BPBD Indramayu telah menyiapkan tiga Posko Penanggulangan Bencana dalam rangka Pelaksanaan Pemilu, yang berlokasi di Kecamatan Losarang, Patrol, dan Jatibarang.

“Setiap posko terletak di kantor kecamatan dan diisi oleh petugas BPBD, Tim URC, dan relawan,” pungkas Asep.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini