Beranda Berita Gubernur Agustiar Ajak Kementerian Perkuat Kolaborasi Pembangunan Kalteng

Gubernur Agustiar Ajak Kementerian Perkuat Kolaborasi Pembangunan Kalteng

0
57



PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Agustiar Sabran, mengajak seluruh jajaran kementerian untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah Bumi Tambun Bungai. Hal ini disampaikan saat acara Silaturahmi dan Ramah Tamah bersama sejumlah menteri yang digelar di Istana Isen Mulang pada Sabtu (29/11).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dalam suasana penuh kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa silaturahmi memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi dan koordinasi antarpemerintah agar berjalan optimal.

“Silaturahmi ini sangat penting untuk membangun kebersamaan, membangun komunikasi, serta memperkuat koordinasi dalam membangun daerah,” ujarnya.

Gubernur menjelaskan bahwa Kalteng merupakan wilayah yang luas—satu setengah kali Pulau Jawa—dengan tantangan geografis dan infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, Kalteng memiliki kekayaan sumber daya alam besar yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara kolaboratif.

“Pesan Presiden kepada kami jelas, pembangunan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi itu penting. Kami ingin masyarakat Kalteng menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Ia kembali menekankan bahwa arah pembangunan Kalteng bertumpu pada penguatan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program sekolah gratis tingkat SMA/SMK serta dorongan satu rumah satu sarjana menjadi prioritas untuk mencegah ketertinggalan generasi muda.

“Kalau SDM tertinggal, maka daerah pun akan tertinggal. Karena itu pendidikan menjadi fokus kami,” katanya.

Selain itu, gubernur menyoroti pentingnya pembangunan berbasis desa dan wilayah pedalaman sebagai upaya menekan kemiskinan, keterisolasian, dan kesenjangan antarwilayah.

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta dukungan kementerian agar pengelolaan sumber daya alam Kalteng memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Meski APBD Kalteng turun dari sekitar Rp10,2 triliun menjadi Rp5,3 triliun, Gubernur menilai kondisi ini sebagai momentum untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengubah komitmen terhadap visi dan misi pembangunan.

Menutup sambutan, ia berharap rangkaian kunjungan para menteri ke Kalteng dapat memperkuat kerja sama dan menghadirkan percepatan pembangunan di berbagai sektor.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini