Penemuan Bilqis, Bocah 4 Tahun yang Diculik dan Akhirnya Ditemukan di Jambi
Bilqis, seorang bocah berusia 4 tahun asal Makassar, akhirnya ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat di Jambi setelah mengalami penculikan. Penemuan ini menjadi kabar gembira bagi keluarga dan masyarakat luas. Proses penemuan Bilqis memakan waktu cukup lama, namun akhirnya berhasil dilakukan oleh tim gabungan kepolisian.
Sosok Iptu Nasrullah Muntu yang Berhasil Menemukan Bilqis
Salah satu anggota polisi yang turut serta dalam proses penemuan Bilqis adalah Iptu Nasrullah Muntu. Ia bersama timnya berhasil menemukan anak tersebut di Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi. Keberhasilan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi orang tua Bilqis, tetapi juga memberi hadiah kepada Iptu Nasrullah Muntu dan timnya.
Melalui akun Instagram fennyfransff, diketahui bahwa Iptu Nasrullah Muntu dan tim akan diberi hadiah sebagai bentuk rasa terima kasih atas kerja keras mereka dalam menyelamatkan Bilqis. Postingan tersebut menyebutkan pilihan hadiah, seperti pergi umroh bersama atau uang tunai.
Profil Lengkap Iptu Nasrullah Muntu
Iptu Nasrullah Muntu adalah seorang Perwira Polri yang lahir di Jeneponto pada 21 Juni 1987. Ia kini memiliki gelar doktor ilmu hukum dari Fakultas Ilmu Hukum, Universitas Hasanuddin (Unhas). Nasrullah berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Urgensitas Digital Forensik pada Tahap Penyidikan Tindak Pidana Elektronik”.
Berikut adalah profil lengkap Iptu Dr Nasrullah:
- Nama: Nasrullah
- Pangkat: Inspektur Satu (Iptu)
- Lahir: Jeneponto, 21 Juni 1987
- Ayah: Muntu
- Ibu: St Satiha
- Mertua: Burhamin (bapak) dan St Khadijah (ibu)
- Istri: Debi Sintia
- Anak:
- Ahmad Dzakir Nasrullah
- Imam Syafi’i Nasrullah
- Fardhan Hafidz Nasrullah
- Fadhlan Hafidz Nasrullah
Pendidikan Formal:
– SD Negeri Lembangloe, 1999
– SMP/ Madrasah Tsanawiyah Modern Takalar, 2002
– SMA/ Madrasah Aliyah (Pesantren Tarbiyah) Takalar, 2005
– D3 Akademi Keperawatan Mappaodang, 2011
– Strata 1 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia Makassar, 2010
– Strata Dua Universitas Muslim Indonesia (UMI), 2019
– Doktor Ilmu Hukum Unhas, 2025
Pendidikan Pengembangan dan Pelatihan:
– Pelatihan Dasar Anti Teror, 2011
Pendidikan Kepolisian:
– Diktukba, 2005
– SIP, 2020
Riwayat Pangkat:
– Bripda, 2006
– Briptu, 2010
– Brigpol, 2014
– Bripka, 2019
– Ipda, 2020
– Iptu, 2025
Riwayat Jabatan:
– BA Ditsamapta Polda Sulsel (17/07/2006)
– BA Biddokkes Polda Sulsel (04-02-2014)
– Banum Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sulsel (29-08-2017)
– Pama Polda Sulsel (24-09-2020)
– Kasubnit Unitidik V Satreskrim Polrestabes Makassar (03-02-2021)
– Pama Polrestabes Makassar (04-01-2021)
Penugasan Luar Struktur:
– Formed Police Unit (PBB) di Unamid (Sudan)
Tanda Kehormatan:
– Satyalencana Bhakti Buana, 2013
Kemampuan Bahasa:
– Arab (aktif)
– Inggris (aktif)
Apa Itu Gelar Iptu?
Gelar IPTU (Inspektur Polisi Satu) adalah pangkat perwira pertama dalam struktur kepolisian Republik Indonesia (Polri). Iptu berada di atas Ipda (Inspektur Polisi Dua) dan di bawah AKP (Ajun Komisaris Polisi).
Urutan pangkat perwira pertama di Polri adalah:
– Ipda – Inspektur Polisi Dua
– Iptu – Inspektur Polisi Satu
– AKP – Ajun Komisaris Polisi
Seorang IPTU biasanya menjabat sebagai:
– Kanit (Kepala Unit) di tingkat Polsek
– Kasubbag (Kepala Subbagian) di tingkat Polres
– Wakapolsek (Wakil Kepala Kepolisian Sektor)
Kronologi Ditemukannya Bilqis
Bilqis hilang saat bermain di sekitar Taman Pakui Sayang. Saat itu, Dwi sedang berada di lapangan tenis yang tak jauh dari lokasi, sementara Bilqis bermain. Setelah izin untuk main di sebelah, Dwi tidak melihat Bilqis lagi.
Orang tua Bilqis baru melaporkan kehilangan anaknya ke polisi pada 3 November. Setelah sepekan dinyatakan hilang, Bilqis akhirnya ditemukan di Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Lokasi penemuan berjarak sekitar 528 km tenggara Kota Jambi.
Bilqis diculik oleh kelompok perdagangan anak dengan jaringan lintas pulau Nusantara. Anak kecil ini ditemukan sekitar 2.611 km sebelah barat Makassar, melintasi tiga pulau besar Nusantara: Sulawesi, Kalimantan, Pulau Jawa, lalu ke bagian tengah Sumatera.
Setelah pengejaran kurang lebih 2 hari, Bilqis berhasil ditemukan di sebuah tempat yang gelap dan terpencil di daerah Tabir Selatan Kabupaten Merangin, Jambi. Saat ditemukan, Bilqis tampak ketakutan dan trauma. Ia bahkan menyangka pihak kepolisian adalah orang asing yang hendak berbuat tidak baik kepadanya.
Pihak kepolisian kemudian menelpon keluarga Bilqis dan meminta orang tuanya bicara kepada anaknya agar ia mau mengikuti dan tidak takut lagi dengan pihak kepolisian yang telah berhasil menyelamatkannya dari sindikat penculikan dan jual beli orang.
Kronologi Hilangnya Bilqis
Bilqis hilang saat bermain di sekitar Taman Pakui Sayang. Dwi, ayah Bilqis, mengungkapkan bahwa saat itu ia sedang melatih di lapangan tennis, sedangkan Bilqis bermain di pinggir lapangan. Sebelumnya masih bersama, tetapi setelah izin mau main di sebelah, Dwi tidak melihat Bilqis lagi.
Dwi mengaku langsung melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Panakkukang sehari setelah kejadian. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada masalah keluarga ihwal hilangnya Bilqis. Ia berharap anaknya segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
