Tuesday, April 23, 2024
BudayaJalan Terjal Sunaskim Melestarikan Wayang

Jalan Terjal Sunaskim Melestarikan Wayang

Indramayu – Berbagai pengakuan dari Korea dan Taiwan, sepertinya tak banyak membantu Sunaskim. Pengrajin wayang sekaligus dalang wayang ini masih luput dari perhatian pemerintah.

Rumahnya yang berlokasi di Blok Buyut, RT 02/01, Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, terlalu sempit menampung karyanya. Terlebih ketika berbicara tempat untuk latihan.

“Rumah saya kecil sudah tak dapat menampung hasil karya wayang yang saya buat,” keluh Sunaskim, Minggu (19/2).

Pria berusia 66 tahun ini memiliki harapan agar wayang yang sudah dibuatnya memiliki tempat untuk penyimpanan. Sebab karya yang sudah dikenal hingga mancanegara itu terlalu sayang jika berserakan di rumahnya yang kecil.

Sunaskim juga diketahui merupakan dalang yang selalu rutin menggelar latihan. Untuk melestarikan seni wayang, ia membutuhkan sanggar yang representatif.

Kebutuhan sanggar ini tentu memakan biaya yang tak sedikit. Sementara ia mengaku tak memiliki dana sama sekali untuk itu.

Sunaskim berharap agar mendapatkan perhatian dari pemerintah maupun donatur yang peduli akan pelestarian wayang.

“Sanggar diperlukan untuk latihan, sementara tempat selain untuk penyimpanan wayang, juga buat menyimpan gamelan dan lainnya,” terang Sunaskim.

Wayang buatan Sunaskim dinamai Wayang Kulit Setia Budaya. Wayang buatannya ini, sebagaiman disebutkan, telah dijual hingga Taiwan dan Korea.

Untuk pembeli lokal, biasanya dari Indramayu sendiri, Cirebon, Subang, dan Majalengka. Harganya juga bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga empat juta rupiah.

# Ikuti berita terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

PenulisFaridah

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com