Kasus Kematian Anak Camat Obi Barat: Dua Pelaku Ditangkap Polres Halmahera Selatan

0
151

Penangkapan Dua Pelaku dalam Kasus Kematian Zulfikar

Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kematian Zulfikar, anak dari Camat Obi Barat, Risno Tjan. Kedua tersangka tersebut adalah GIG alias Grendi (22 tahun) dan YSW alias Yan (18 tahun). Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa kedua pelaku telah diamankan di Mapolres.

Menurut informasi yang diperoleh, Grendi dan Yan diduga terlibat dalam peristiwa kematian Zulfikar di Kecamatan Obi pada Rabu (1/10/2025) dini hari. Berdasarkan laporan awal, keduanya disebut melakukan pengeroyokan dan merampas handphone korban. Setelah kejadian tersebut, Zulfikar mencoba mengejar pelaku menggunakan sepeda motor dan jatuh ke dalam drainase, sehingga meninggal dunia.

Hendra menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan apakah kejadian ini termasuk pembunuhan atau hanya kecelakaan lalu lintas. Ia menyatakan bahwa ada beberapa peristiwa yang perlu ditelusuri, seperti penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, dan pencurian.

“Kita belum tahu detail peristiwanya seperti apa. Tapi bisa jadi ini pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian. Karena kita belum pastikan apakah ini murni kecelakaan lalu lintas atau pembunuhan,” ujar Hendra.

Kronologi Peristiwa

Peristiwa ini bermula ketika Zulfikar keluar rumah untuk membeli pulsa. Ia keluar sekitar pukul 00.00 WIT, Rabu (1/10/2025) dini hari. Saat berada di jalan, Zulfikar bertemu dua orang tak dikenal yang menyapanya dengan nada kasar. Peristiwa ini memicu cekcok antara Zulfikar dan dua pria tersebut.

Dalam perkelahian itu, Zulfikar dipukul hingga kepalanya pecah. Selain itu, handphone miliknya juga dirampas oleh kedua pelaku. Meski dalam kondisi luka parah, Zulfikar tetap berusaha mengejar dua pria tersebut untuk merebut kembali handphonenya.

Zulfikar kemudian mengendarai sepeda motor, sementara tiga rekannya ikut mengejar menggunakan dua sepeda motor. Di depan Sekolah Dasar (SD) di Desa Jikotamo, Kecamatan Obi, jarak antara Zulfikar dan pelaku semakin dekat. Ia sempat meraih bahu salah satu pelaku, namun motornya oleng dan terhempas masuk ke dalam drainase.

Sementara itu, dua pria itu terus melaju tanpa menoleh. Dua rekan Zulfikar yang mengejar menemukan korban sudah terkapar dengan kepala bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Zulfikar kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini