Banjarmasin, Reformasi.co.id – Kepemimpinan baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjarmasin resmi dimulai. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Banjarmasin, H. Adam Nugraha Wiradhana, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Ridwan Abdul Qadir Jailani sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Banjarmasin periode 2025–2028.
Adam menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru HIPMI mampu memperkuat peran pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi daerah, khususnya di tengah dinamika ekonomi dan tantangan dunia usaha yang terus berkembang.
“Semoga di bawah kepemimpinan Ridwan AQJ, BPC HIPMI Banjarmasin semakin meningkatkan peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi Kota Banjarmasin,” ujar Adam.
Sebagai pimpinan organisasi media siber, Adam juga menyoroti peluang sinergi antara pelaku usaha media digital dengan komunitas pengusaha muda HIPMI. Ia menilai, kesamaan generasi dan semangat kewirausahaan menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.
“Sebagian besar pengusaha media siber masih berusia produktif, di bawah 40 tahun. Ini membuka ruang kolaborasi yang luas antara SMSI dan HIPMI,” katanya.
HIPMI Kota Banjarmasin memasuki fase kepemimpinan baru setelah Abdul Qadir Jailani resmi dilantik sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota Banjarmasin masa bakti 2025–2028. Prosesi pelantikan digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (20/12/2025).
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Meidy Fahmaridho, dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, jajaran pengurus HIPMI, serta anggota dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Akhmad Meidy Fahmaridho menegaskan bahwa HIPMI tidak sekadar menjadi organisasi berhimpun, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai ruang kaderisasi pengusaha muda yang adaptif, berdaya saing, dan mampu menciptakan lapangan kerja.
“HIPMI harus menjadi motor lahirnya pengusaha muda yang tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Meidy.
Ia berharap kepengurusan baru BPC HIPMI Banjarmasin mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta mendorong pengusaha muda untuk meningkatkan kapasitas usaha dan tata kelola bisnis yang lebih profesional.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Banjarmasin yang baru dilantik, Abdul Qadir Jailani, menyatakan komitmennya untuk menjadikan HIPMI sebagai organisasi yang inklusif, terbuka, dan progresif. Menurutnya, tantangan ekonomi ke depan menuntut pengusaha muda untuk lebih inovatif dan adaptif terhadap perubahan.
“Kami akan fokus pada penguatan ekosistem kewirausahaan, pendampingan anggota, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku UMKM,” kata Abdul Qadir.
Ia menambahkan, program kerja HIPMI Banjarmasin periode 2025–2028 akan diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi anggota, seperti pelatihan bisnis, peningkatan akses permodalan, serta perluasan jejaring usaha.
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran HIPMI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pengusaha muda memiliki posisi strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian kota.
“Pemerintah Kota Banjarmasin membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan HIPMI. Pengusaha muda kami harapkan menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Yamin.
Adapun susunan pengurus inti BPC HIPMI Kota Banjarmasin masa bakti 2025–2028 meliputi Sekretaris Umum Bima R. Danny, Bendahara Umum M. Khairin Septian, serta Wakil Ketua Umum Erni Rianti.
Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru BPC HIPMI Kota Banjarmasin untuk menjawab tantangan ekonomi sekaligus memperkuat peran pengusaha muda sebagai pilar pembangunan daerah. (AB)



