Beranda Ekonomi Lion Air Buka Penerbangan Langsung Banjarmasin–Jeddah Usai Musim Haji 2026

Lion Air Buka Penerbangan Langsung Banjarmasin–Jeddah Usai Musim Haji 2026

0
245

Banjarmasin, REFORMASI.CO.ID – Kabar baik datang bagi calon jamaah umrah dan haji di Kalimantan Selatan. Maskapai Lion Air mengumumkan rencana pembukaan penerbangan langsung rute Banjarmasin–Jeddah, Arab Saudi, yang dijadwalkan mulai beroperasi setelah musim haji tahun 2026.

Informasi tersebut disampaikan dalam acara Umrah~Haji Gathering 2025 yang digelar oleh Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji (Aspperwi) DPD Kalimantan Selatan di Hotel Swiss-Belhotel Banjarmasin, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini dihadiri para pelaku industri perjalanan ibadah, pimpinan biro umrah dan haji, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Ketua DPD Aspperwi Kalsel Hj. Siti Aisyah bersama Ketua Umum Aspperwi Agus Hermawan membuka kegiatan dengan sambutan, dilanjutkan pemaparan dari Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Iwan Fitriady, SH, MH, dan M. Fitri Hernadi, AP, MSi, yang secara resmi membuka acara tersebut.

Dalam sesi utama, Direktur Operasional (COO) Lion Air, Kapt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menjelaskan bahwa rute langsung Banjarmasin–Jeddah merupakan bagian dari strategi perusahaan memperluas jaringan penerbangan internasional dari berbagai daerah di Indonesia.

“Permintaan jamaah umrah dari Kalimantan Selatan sangat tinggi, mencapai sekitar 65.000 jamaah per tahun. Karena itu, penerbangan langsung ini akan mempermudah jamaah tanpa perlu transit di Surabaya atau Jakarta,” ujar Kapt. Daniel di hadapan peserta gathering.

Acara tersebut juga menghadirkan Ir. Lukas Buntoro dari PT Maju Gemilang Investama (MGI) serta Rusly Effendy Siregar, Direktur PT Dwi Manunggal Sejahtera (DMS Travel), yang membahas peluang sinergi dalam pengembangan sektor perjalanan umrah dan haji berbasis digital.

Dengan hadirnya rute penerbangan langsung ke Jeddah ini, Kalimantan Selatan diproyeksikan menjadi salah satu pusat pemberangkatan jamaah umrah terbesar di kawasan timur Indonesia. Selain memangkas waktu perjalanan, layanan ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi masyarakat yang menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Editor: Adam NW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini